Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir dan Longsor di Prigen dan Pandaan. Warga Bahu Membahu Bersihkan Sisa Material

Gambar berita
18 Maret 2026 (16:55)
Lingkungan
2018x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Intensitas hujan lebat plus angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan selama lebih dari satu jam pada Selasa (17/3/2026) sore, mengakibatkan banjir dan tanah longsor terjadi di sejumlah titik. 

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, longsor terjadi di Lingkungan Pecalukan dengan dimensi panjang 21 meter, lebar 4 meter dan tinggi 7 meter.

Selain itu, tembok penahan tebing (TPT) di wilayah Palembon, Kelurahan Prigen juga mengalami longsor dengan dimensi panjang 15 lebar 3 dan tinggi 5 meter.

Tak hanya itu saja, banjir juga terjadi dan memasuki permukiman hingga 100 sentimeter, tepatnya di wilayah Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan beberapa akses jalan sempat terganggu akibat genangan air dan material longsoran. Warga pun harus berjibaku membersihkan lumpur serta sisa material yang terbawa arus.

"Plengsengan atau TPT alami longsor sekitar pukul 15.00 sore. Saat itu, turun hujan lebat," kata Lurah Pecalukan Fefy Purbahayu.

Meski TPT tergerus longsor, kendaraan seperti mobil tetap bisa lewat searah di ruas jalan setempat. Namun, mobil harus bergantian saat melintas dan harus berhati-hati.

Peristiwa ini juga menyebabkan debit sungai di wilayah bawah cepat naik. Kondisi itu menyebabkan tempat wisata Lembah Pandawa di Pandaan tergerus banjir dan menimbulkan sebuah kerusakan.

Belum dipastikan berapa titik infrastuktur dan bangunan yang rusak akibat kejadian ini. BPBD Kabupaten Pasuruan saat ini masih melakukan asesmen dampak kejadian ini.

"Kami masih melakukan asesmen," singkatnya.

Dengan kejadian tersebut, warga dengan dibantu TNI dan POLRI serta relawan bersama-sama gotong royong membersihkan sisa material banjir dan longsor.

Kata Sugeng, gotong royong tersebut terbukti efektif membantu mengurangi dampak banjir dan longsor, utamanya agar akses jalan kembali lancar.

"Terima kasih untuk kekompakan semua warga, TNI, POLRI dan seluruh elemen masyarakat lain," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...