Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Gambar berita
26 Maret 2026 (16:44)
Lingkungan
467x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, setidaknya tiga wilayah kecamatan masih berjibaku dengan banjir. Diantaranya Kecamatan Rejoso, Beji dan Grati. 

Untuk Kecamatan Rejoso, total ada 1774 rumah di 11 desa yang tergenang banjir. Yakni Desa Jarangan, Toyaning, Pandanrejo, Sadengrejo, Karangpandan, Kawisrejo, Sambirejo, Kedungbako, Rejoso Kidul, Patuguran, dan Rejoso Lor.

Dari kesebelas desa terdampak, kondisi terparah ada di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, dimana ketinggian air mulai 40-100 sentimeter dengan jumlah warga terdampak sebanyak 467 jiwa. Selain itu, di Rejoso Lor, khususnya di Dusun Petampungan, ketinggian air juga ada yang mencapai 100 sentimeter.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Beji, banjir masih memenuhi permukiman dan fasilitas umum di Desa Kedungringin dan Kedungboto. Dari kedua desa tersebut, banjir terparah ada di Desa Kedungringin, tepatnya Dusun Bahrowo, sebab ketinggian air mencapai 110 sentimeter. Dan untuk banjir di wilayah Kecamatan Grati menyisakan Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon. Namun sudah mulai surut meski ketinggian air banjir masih 40 sentimeter. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, ribuan warga yang masih berjibaku dengan banjir terus disupport bantuan oleh pemerintah, baik dari BNPB, Pemprov Jatim maupun Pemkab Pasuruan.

Bantuan yang diberikan sangat beragam, mulai dari logistik makanan siap saji, selimut, obat-obatan, sembako, matras, tenda pengungsian sampai pompa air berskala besar.

"Banyak sekali bantuan yang diberikan dan langsung kami salurkan dan kami gunakan untuk mengurangi dampak banjir dan membantu urusan kedaruratan bencana," kata Sugeng di sela-sela memantau shelter kebencanaan di Kecamatan Rejoso, Kamis (26/3/2026).

Sugeng menjelaskan, banjir disebabkan oleh curah hujan yang cukup ekstrim, yakni turun dengan intensitas lebat ditambah angin kencang terjadi selama berjam-jam dalam beberapa hari terakhir. 

"Mudah-mudahan cuaca nya membaik dan hari ini tidak turun hujan lebat, karena ini juga akhir musim penghujan," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...