Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir Rendam Ribuan Rumah Warga 5 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
09 April 2024 (03:05)
Lingkungan
7700x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Intensitas hujan yang sangat tinggi dan berlangsung selama berjam-jam dalam dua hari terakhir membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir, Selasa (9/4/2024) pagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan merilis, setidaknya ada 5 wilayah di Kabupaten Pasuruan yang terdampak banjir. Yakni Kecamatan Bangil, Kraton, Pohjentrek dan Gondangwetan.

Untuk Kecamatan Bangil, banjir menggenangi pemukiman warga di Desa Kalianyar, Tambakan serta Kelurahan Kiduldalem dan Kalirejo. Di Kecamatan Kraton, ratusan rumah warga Tambakrejo juga terendam.

Genangan air juga memasuki rumah warga Desa Pekoren Kecamatan Rembang, serta Desa Sekarputih di Kecamatan Gondangwetan. Dan di Kecamatan Pohjentrek menjadi wilayah paling parah, tepatnya di Dusun Duyo, Desa Sukorejo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, curah hujan dalam dua hari terakhir sangat tinggi, baik di wilayah hilir maupun hulu. Bahkan pada minggu (7/4/2024) kemarin, hujan turun selama seharian di wilayah atas seperti Purwodadi, Pandaan sampai di wilayah Tosari, Puspo dan lainnya secara merata.

Belum lagi air laut dalam kondisi pasang pada senin (8/4/2024) kemarin, membuat sejumlah daerah aliran sungai (DAS) tak dapat menampung debit air seperti Sungai Welang, Sungai Petung dan Sungai Kedunglarangan.

"Hujan merata selama seharian kemarin malam ditambah air laut dalam kondisi pasang, sehingga sungai-sungai di Kabupaten Pasuruan meluap dan masuk ke permukiman warga. Jumlahnya ya ribuan rumah," kata Sugeng di sela-sela monitoring banjir di Desa Sukorejo, Selasa (9/4/2024) pagi.

Dari semua wilayah terdampak, banjir paling parah terjadi di Dusun Duyo, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek. Ketinggian air mencapai hampir dua meter. Sedangkan di wilayah lainnya rata-rata antara 30-50 sentimeter.

"Di Dusun Duyo paling parah sampai tinggi banjir mencapai 170 sentimeter," singkatnya.

Dijelaskan Sugeng, banjir mulai terjadi sekitar pukul 2 dini hari dan sampai sekarang masih belum surut, kecuali di Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan. Sugeng menghimbau kepada masyarakat untuk waspada, sebab potensi banjir masih ada mengingat sejak pagi ini hujan kembali turun secara merata di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan.

"Kalau di Desa Sekarputih sudah surut, tapi yang lainnya masih berlangsung. Kami himbau untuk tetap waspada, apalagi sekarang hujan juga masih turun," pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...