Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir Terjang Ribuan di Kecamatan Nguling, Grati dan Winongan

Gambar berita
18 Januari 2026 (11:41)
Lingkungan
629x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ribuan rumah warga di 3 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir.

Banjir terjadi sejak Sabtu (17/1/2026) kemarin dam berlangsung sampai sekarang.

Ketiga kecamatan terdampak diantaranya Nguling, Winongan dan Grati. 

Dari catatan BPBD Kabupaten Pasuruan, untuk Nguling, banjir paling parah terjadi di Desa Mlaten. Total ada 651 rumah di tiga dusun terdampak, yakni Dusun Pesisir, Krajan dan Buyuk. Berikutnya 370 KK di Dusun Sawahan dan Pesisir, Desa Penunggul juga terendam dengan ketinggian air antara 50-60  sentimeter. Serta 340 rumah di Desa Nguling yang juga kebanjiran.

Sedangkan di Winongan, genangan terjadi 4 desa, yakni Desa Bandaran, Winongan Lor, Winongan Kidul dan Prodo. 

Dari keempat desa tersebut, Desa Bandaran yang paling terdampak dengan 380 KK. Sedangkan tiga desa lainnya mencapai 295 KK. Sementara untuk wilayah Kecamatan Grati, banjir melanda Desa Kalipang, Kedawungkulon, dan Kedawungwetan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan banjir terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi ditambah angin kencang di wilayah hulu sampai hilir, dan berlangsung selama berjam-jam sejak kemarin sore.

Di samping itu, laut dalam kondisi pasang sehingga Daerah aliran sungai (DAS) Lawean maupun DAS Rejoso tak mampu menampung debit air yang cukup besar sehingga meluber ke permukiman warga.

"Hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak sore sampai malam. Cuaca memang ekstrim sekali beberapa hari terakhir, sampai DAS Lawean dan DAS Rejoso tidak mampu menampung debit air yang cukup besar," urainya.

Dijelaskan Sugeng, meski ada beberapa dusun yang sudah surut. Namun potensi banjir bisa kembali terjadi, bahkan lebih besar apabila hujan deras disertai angin masih terjadi.

"Semoga tidak terjadi," singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...

Article Image
Serahkan SK Kepala Puskesmas, Bupati Rusdi Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Prima

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuru...