Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bank Jatim Cabang Pasuruan Pastikan Uang Yang Beredar di Masyarakat, Steril

Gambar berita
27 Maret 2020 (14:21)
Pelayanan Publik
5576x Dilihat
0 Komentar
admin

Bank Jatim Cabang Pasuruan meyakini, uang yang beredar di masyarakat di tengah merebaknya Covid-19 alias Virus Corona, dalam kondisi steril.

Langkah mensterilkan uang tersebut adalah dengan cara menyemprot cairan desinfektan pada lembaran uang kertas. Setelah itu, dipanaskan di dalam mesin penghangat dengan suhu hingga 50 derajat celcius.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Pasuruan, Dedy Adjie Wijaya mengatakan, mesin penghangat tersebut sama persis dengan mesin penetas telur ayam. Di dalamnya ada rak-rak yang dipakai untuk menempatkan uang yang sudah dibendel (diikat,red) dalam jumlah tertentu.

Sebelum dipanaskan, seluruh uang yang sudah tertata, disemprot desinfektan terlebih dulu. Setelah itu baru dipanaskan selama satu hari penuh, dan kemudian bisa dibuat transaksi.

“Sebenarnya tidak boleh terlalu panas. Pertama, ruangannya dikasi Desinfektan dulu. Suhu dibikin sampai 50 derajat celsius. Dan kita diamkans elama sehari semalam,” kata Dedy saat ditemui di kantornya, Jumat (27/03/2020).

Dijelaskannya, langkah mensterilkan uang melalui mesin penghangat sudah dilakukan sejak dua minggu lalu. Tujuannya tak lain untuk membuat nyaman seluruh nasabah yang khawatir akan penyebaran Virus Corona melalui uang.

“Saya berfikir karena uang adalah media. Oleh karenanya, saya harus amankan pegawai dan nasabah. Pegawai tetep harus sehat, nasabah juga safety. Maka dari itu, adanya mesin ini adalah supaya uangnya juga steril, sehingga masyarakat tak was-was di saat merebaknya Virus Corona ini,” tandasnya.

Lebih lanjut Dedy menegaskan bahwa dalam sekali penggunaan, mesin penghangat ini bisa menampung uang hingga Rp 2 Milyar. Dalam prakteknya, setiap uang yang disetor oleh nasabah, tak langsung diputar untuk transaksional dulu. Melainkan baru akan dikeluarkan, keesokan harinya.

“Contohnya, ketika nasabah menyetor uang hari ini, maka langsung kita sterilkan dulu selama seharian. Baru keesokan harinya akan kita keluarkan,” tegasnya.

Diungkapkan Dedy, penggunaan mesin penghangat ini sudah dijalankan sejak dua minggu lalu. Tepatnya ketika permasalahan terjangkitnya warga dengan Virus Corona di luar negeri merebak karena disebabkan dari peredaran uang. Secara ilmiah, dirinya kurang memahami akan efektifitas mesin penghangat ini. Hanya saja, langkah ini adalah sebuah ikhtiyar Bank Jatim Pasuruan dalam mengoptimalkan pelayanan kepada para nasabahnya.

“Ketika berita di luar negeri sudah sangat kencang, maka kita langsung cari-cari alat. Ini uji ilmiah nya belum tahu, tapi setidaknya kami sudah berikhtiyar untuk bagaimana bisa memberikan pelayanan secara maksimal. Kita pastikan uang yang beredar di masyarakat dalam kondisi steril,” jelasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pasuruan United Raih Runner Up Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026.

Pasuruan United sukses meraih runner up dalam Kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala G...

Article Image
12 Rumah Warga Jarangan Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Belasan rumah warga Dusun Bandaran, Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten P...

Article Image
Sepakat Tekan Pengangguran. Pemkab Pasuruan dan HR Club Teken MoU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Komunitas Pengelola Sumber Daya Manusia (H...

Article Image
Seleksi Calon Paskibraka Kabupaten Pasuruan, Dimulai

Seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kabupaten Pasuru...

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...