Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Belasan Desa di 4 Kecamatan Tergenang Banjir. Pemkab Pasuruan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Gambar berita
29 Maret 2025 (09:59)
Lingkungan
731x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriyah, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan diterjang banjir.

Setidaknya ada 13 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Pasuruan yang dikepung banjir sejak Jumat (28/3/2025) malam. Yakni di Kecamatan Gondangwetan, Winongan, Grati dan Pasrepan.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, di wilayah Kecamatan Gondangwetan, ada lima desa terdampak. Diantaranya Desa Sekarputih, Ranggeh, Pekangkungan, Bajangan dan Kelurahan Gondangwetan.  

Dari lima desa tersebut, banjir terparah ada di Di Desa Sekarputih, tepatnya  di Dusun Triwung. Sebab ketinggian air banjir mencapai 70 sentimeter.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Winongan, tercatat enam desa yang masih berjibaku dengan banjir, yakni Desa Winongan Kidul, Prodo, Lebak, Winongan Lor, Bandaran dan Desa Sidepan. Dusun Karangasem di Desa Sidepan terdampak banjir dengan ketinggian sampai 100 sentimeter.

Lain halnya dengan Desa Jogorepuh di Kecamatan Pasrepan yang pada tahun ini sudah dua kali kebanjiran. Padahal selama ini tak pernah ada laporan genangan air sampai memasuki desa ini. Dan di wilayah Kecamatan Grati, Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon juga kebanjiran dengan ketinggian sampai 70 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, curah hujan yang cukup tinggi dan terjadi selama berjam-jam sejak jumat sore kemarin menjadi penyebab banjir. Utamanya di wilayah Kecamatan Lumbang dan Puspo.

"Ditambah kondisi air laut pasang, akhirnya sungai-sungai seperti sungai petung dan welang tak mampu menahan debit air yang begitu banyak sampai akhirnya meluber ke pemukiman warga," kata Sugeng melalui sambungan selulernya, Sabtu (29/3/2025).

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau kerusakan rumah akibat banjir kali ini. Sugeng menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari terakhir. Sebab BMKG memprakirakan curah hujan tinggi masih terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

"Mudah-mudahan hari ini tidak turun hujan, karena air laut siang hari mulai pasang dan sore sudah normal kembali. Tetap tingkatkan kewaspadaan pada musim penghujan seperti sekarang," himbaunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...