Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Belum Musim Tanam, Penyerapan Pupuk Subsidi di Kabupaten Pasuruan Masih 30%

Gambar berita
14 Juli 2018 (18:19)
Ekonomi
2691x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun Pemerintah Pusat memberikan kuota pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Pasuruan sebesar 46 ribu ton, akan tetapi hingga pertengahan tahun ini, penyerapannya masih sedikit.

Ihwan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan mengatakan, jumlah pupuk subsidi yang sudah diserap oleh petani di semua kecamatan se-Kabupaten Pasuruan masih 30%. Hal tersebut dikarenakan saat ini belum memasuki musim tanam missal, sehingga penggunaan pupuk pun tidak banyak.

“Penggunaan pupuk paling banyak dilakukan pada sata musim tanam. Nah untuk saat ini, musim tanam sudah dilewati sehingga pupuk yang dibutuhkan juga tidak banyak,” kata Ihwan di sela-sela kesibukannya, Sabtu (14/07/2018).

Diperkirakan, penggunaan pupuk bersubsidi akan digunakan pada saat musim penghujan, antara bulan september hingga akhir tahun ini. Kata Ihwan, prediksi tingginya musim tanam akan berlangsung pada peralihan musim menjelang musim hujan, sehingga serapan pupuk akan tinggi, terutama di daerah lumbung padi.

“Banyak sekali daerah Lumbung Padi di Kabupaten Pasuruan. Mulai dari Purwosari, Purwodadi, Kraton, Wonorejo, dan kecamatan lain minus Tosari,” pungkasnya.

Dikatakan Ihwan, sampai awal Juli ini, penyerapan pupuk subsidi sebesar 30 persen berarti menyisakan 32 ribu ton yang merupakan kuota pemerintah pusat. Dengan sisa pertengahan tahun akhir 2018, berarti  musim hujan di akhir tahun ini akan terserap banyak pupuk subsidi bagi petani.

“Kalau ada sisa, ya pasti ada karena memang kuotanya juga masih sangat banyak. Tapi ketika musim penghujan, banyak sekali penyakit yang menyerang tanaman padi dan sejenisnya, mulai drai hama, wereng, tungro dan lain sebagainya sehingga penggunaan pupuk juga harus intens,” beber dia.

Lebih lanjut Ihwan menambahkan bahwasanya  pihaknya juga masih menyimpan 6 ribu ton yang merupakan sisa dari pupuk subsidi tahun 2017 lalu. Sisa pupuk tersebut akan juga dimanfaatkan untuk musim tanam awal tahun ini, sehingga kuota pupuk di tahun 2018 memang baru terserap setelahnya. Namun dengan sisa kuota pupuk sebesar 32 ribu ton dipastikan aman sampai akhir tahun.

“Sedangkan terkait usulan pupuk subsidi masih melihat kebutuhan menjelang musim tanam nanti. Begitu juga untuk pendistribusian pupuk sendiri tetap sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang sudah ditetapkan. Sehingga distribusi kebutuhan pupuk sesuai dengan kebutuhan petani perlahan per musim tanamnya,” jelas dia. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Pimpin Upacara Hardiknas 2026

Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melaksanaka...

Article Image
May Day 2026. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tuntutan Buruh Langsung Disampaikan ke Pemerintah Pusat

Ada yang berbeda dari peringatan May Day alias Hari Buruh Internasional tahun 20...

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...