Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Belum Sampai Pagu, SMPN I Pohjentrek Butuh Banyak Siswa Baru

Gambar berita
05 Juli 2018 (09:43)
Pendidikan
4066x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun gelombang pertama pendaftaran sudah selesai, SMPN 1 Pohjentrek masih membutuhkan ratusan calon siswa-siswi baru.

Tanti Rahayu, Kepala SMPN I Pohjentrek menjelaskan, hingga berita ini ditulis, jumlah pendaftar yang datang ke sekolah baru mencapai 67 orang. Padahal pagu di SMPN I Pohjentrek bisa sampai 162 kursi, sehingga baru 35% dari target yang diharapkan.

“Sejak PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru) belum dibuka, kita sudah melakukan sosialisasi dan promosi ke SD-SD di wilayah Kecamatan Pohjentrek. Istilahnya pada pra PPDB, kita sudah bergerak cepat untuk bagaimana membuat para lulusan SD di sekitar sekolah maupun di semua desa di Kecamatan Pohjentrek bersekolah di sini,” kata Tanti saat ditemui di sekolahnya, Kamis (05/07/2018) pagi.

Ditambahkannya, belum banyaknya calon siswa baru yang mendaftar di SMPN I Pohjentrek disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya banyaknya SMP/Mts baru yang lokasinya berdekatan. Padahal apabila dirunut berdasar aturan kependidikan, jarak antara satu sekolah dengan sekolah lain minimal 3 KM.

“Banyak sekali sekolah lain yang bermunculan dan jaraknya berdekatan, dan itu mungkin yang menjadi salah satu faktor jumlah siswa yang terpecah ke semua sekolah, termausk ke sekolah kami,” imbuhnya.

Hanya saja, meski masih sepi peminat, SMPN I Pohjentrek terus berusaha untuk bisa meyakinkan para orang tua agar dapat menyekolahkan anak-anaknya di SMPN I Pohjentrek. Kata Tanti, banyak keunggulan yang dimiliki sekolah yang dipimpinnya, diantaranya memiliki guru profesional yang telah bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang, berpredikat sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, Sekolah Ramah Lingkungan dan Ramah Anak, hingga kegiatan yang muaranya menciptakan anak yang cerdas dan berakhlaqul karimah.

“Setiap siswa yang datang ke sekolah, jam 6 pagi sudah harus sampai karena kita melaksanakan ngaji dulu, kemudian Sholat Dhuha. Istighosah juga kita laksanakan hingga Sholat Dhuhur berjamaah. Sebentar lagi kita juga akan berjuang untuk meraih predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Maka dari itu, kami tunggu kedatangan para calon siswa-siswi baru di sekolah kami,” beber Tanti.

Lebih lanjut Tanti menambahkan, gelombang I telah selesai mulai tanggal 1 Juni-9 Juni 2018, dan gelombang II juga telah dimulai sejak tanggal 25 Juni dan akan berakhir pada tanggal 25 Juli 2018. Oleh karenanya, Tanti berharap kepada para orang tua untuk mengarahkan putra-putrinya untuk bersekolah di SMPN I Pohjentrek.

“Di mana-mana sekolah negeri lebih enak karena lebih efisien. Semua biaya pendidikan sudah ada BOS (Bantuan Operasional Sekolah) atau dibiayai negara. Semoga sampai pendaftaran gelombang kedua, jumlahnya sesuai dengan harapan kita bersama,” jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...