Hadir dalam acara Pembinaan Inovasi Daerah dan Penganugerahan Inotek Award Provinsi Jawa Timur 2023, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto menitipkan berapa pesannya. Baik yang ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan maupun masyarakat umum agar senantiasa memperbanyak ide-ide dan berkreasi dengan bermacam terobosan.
Dalam agenda yang dihelat di Auditorium Finna Golf, Prigen pada hari Selasa (14/11/2023), tenaga pendidik di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga tersebut menyampaikan tentang pentingnya sebuah inovasi di dalam penyelenggaraan pemerintahan sebagai bagian dari pelayanan publik. Pastinya, dalam aplikasinya di lapangan, inovasi yang dihasilkan harus berbasis pada riset, bukti dan solusi.
"Ada tiga unsur yang dinilai penting agar dalam pembuatan dan penyusunan inovasi sesuai dengan keinginan. Pertama, inovasi harus berdasarkan riset, inovasi harus berbasis bukti, inovasi harus berbasis solusi. Riset dan inovasi itu beriringan serta beririsan karena hal itu dikatakan sangat penting dilakukan," katanya.
Sedangkan unsur kedua adalah unsur kebaruan yang tidak harus sesuatu yang baru. Tetapi merupakan pengembangan dari inovasi-inovasi sebelumnya. Sehingga ada perbaikan menuju kesempurnaan dari sebuah program atau inovasi yang diciptakan.
Sebagai permisalan, Pj. Bupati Andriyanto memberikan gambaran tentang inovasi teknologi telepon seluler pertama yang terus dikembangkan dan ditambahkan fitur terbaru, tanpa harus memulai dari awal. Namun cukup melanjutkannya dengan memperbaiki dan meningkatkan kualitas inovasi sebelumnya.
Unsur ketiga dalam melahirkan inovasi adalah keberlanjutan dari gagasan terbaru itu sendiri. Dengan demikian, inovasi tersebut akan terus melalui proses penyegaran dan terus berkembang.
"Inovasi harus dirawat dan ada keberlangsungannya serta memiliki manfaat. Banyak saya lihat inovasi-inovasi yang dibuat ini ketika mendapatkan penghargaan hanya berhenti sampai disitu saja. Sedangkan bisa dikatakan umur dari inovasinya masih cukup panjang," tandasnya dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Pasuruan tersebut.
Diakhir arahannya, Pj. Bupati Andriyanto meminta agar seluruh tamu undangan yang hadir agar tak kenal lelah untuk terus berinovasi. Tidak berhenti di situ saja. Dari ragam inovasi yang dihasilkan juga harus dilaksanakan. Sehingga tidak hanya sekedar ide dan angan-angan.
Masih di momen yang sama, didampingi oleh Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko dan Kepala Bappelitbangda Bakti Jati Permana, Pj. Bupati Andriyanto berkesempatan menyerahkan Piagam Penghargaan Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (INOTEK Award) Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 kepada keempat inovator. Masing-masing diberikan kepada Moh. Kholis Akbar sebagai Juara Terinovatif III kategori INOTEK di Bidang Non Ekonomi melalui inovasi EPLC (Evaporasi Pengolah Limbah Cair) yang digagasnya.
Piagam Penghargaan selanjutnya diberikan kepada Direktur RSUD Bangil, dr. Arma Roosalina yang masuk dalam Top 15 INOTEK dengan produk inovasi FAST DRUG POS (Fasilitas Antar Servis Obat di RSUD Bangil dengan POS INDONESIA). Wildan Mubarok dengan terobosannya Tumbas Online masuk dalam Top 15 INOTEK berbasis Website/Mobile Apps. Kemudian disusul oleh Fanderik Mohamad Sholeh yang berhasil masuk Top 15 INOTEK di Bidang Ekonomi dengan produk inovasi Brongsong Mekanik Penyelamat Buah. (Eka Maria+Iguh)
Komentar