Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Berkomitmen Maksimalkan Produksi Gula, Pemkab Pasuruan Berpartisipasi Aktif Dalam Rakor Percepatan Hilirasi Perkebunan Bersama Mentan RI

Gambar berita
24 Desember 2025 (13:19)
Pelayanan Publik
332x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berkomitmen mendukung target nasional dalam hal penghentian impor gula. Diantaranya dilakukan dengan mengoptimalkan produksi gula melalui pengoptimalan lahan tebu yang banyak tersebar di beberapa wilayah.  

Di samping itu, Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga intens berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI). Seperti halnya dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Hilirisasi Perkebunan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori. Dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada hari Selasa (23/12/2025). Turut hadir, Gubernur Khofifah Indar Parawansa Wakil Gubernur Emil Listianto Dardak beserta jajaran Forkopimda Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyatakan bahwa Jawa Timur siap menjadi lokomotif produksi gula nasional. Baik yang dilakukan melalui   percepatan pengembangan Tebu dengan mengoptimalkan potensi lahan, memperkuat koordinasi lintas Kabupaten/Kota maupun sinergi bersama BUMN dan Kementerian Pertanian.

“Jawa Timur siap mengakselerasi perluasan dan peningkatan produktivitas Tebu. Kami akan memastikan kesiapan lahan, dukungan data dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya agar target swasembada gula nasional tercapai sesuai arahan Bapak Menteri,” ucapnya.

Di momen yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran menyebutkan, akselerasi pengembangan Tebu secara masif akan dimulai dari Jawa Timur. Hal itu dikarenakan positioningnya sebagai kunci wilayah penopang industri gula nasional.

Adapun target perluasan dan optimalisasi lahan Tebu secara nasional, 100 ribu hektar dengan persentase sekitar 70 persen lahannya berada di wilayah Jawa Timur. Dengan demikian membutuhkan sinergi lintas lini. Tidak hanya di tingkatan Kementerian atau Lembaga saja, melainkan juga Pemerintah Daerah, BUMN hingga aparat penegak hukum.

“Kalau Jawa Timur berhasil, nasional insyaallah tahun depan kita tidak akan impor gula putih. Karena lebih dari 50 persen kebun Tebu nasional ada di Jawa Timur,” paparnya.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian juga akan menyiapkan dukungan sarana dan prasarana produksi berupa penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian. Termasuk 100 unit traktor.

Hadir dalam kegiatan, Bupati/Wali Kota serta Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Jawa Timur. Berikut,  Kepala Dinas Pertanian di masing-masing daerah. (Eka Maria+Iguh) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Doa Bersama Tahun Baru Muharam 1448 H. Bupati Rusdi : Semoga Kabupaten Pasuruan Senantiasa Menjadi Daerah Yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemerintah K...

Article Image
Bantu Pemerintah Tuntaskan Wajar Dikdas 12 Tahun. Karang Taruna Desa Alastlogo Bangun Bimbel Gratis

Para Pemuda Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti di Desa Alastlogo, Kecamatan Leko...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong UMKM Merambah Online, Gus Shobih Buka Pelatihan Digital Marketing 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Asrori, secara resmi membuka pelatihan Digital...

Article Image
Buka Pelatihan Digital Marketing. Wabup Gus Shobih : Ini Bukti Pemerintah Menaik Kelaskan UMKM

Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pa...

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...