Pemerintah Kabupaten Pasuruan

BPBD Kabupaten Pasuruan Imbau Masyarakat Waspadai Pohon Tumbang

Gambar berita: BPBD Kabupaten Pasuruan Imbau Masyarakat Waspadai Pohon Tumbang

Selain banjir dan tanah longsor, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk terus waspada akan bencana angin kencang/puting beliung.

Himbauan ini bukan tanpa alasan. Sebab dalam beberapa hari terakhir, BPBD mencatat ada kejadian pohon tumbang akibat angin kencang di beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Pada sabtu (3/1/2026) malam kemarin, angin kencang terjadi di Dusun Wuwung, Desa Jogorepuh, Kecamatan Pasrepan dan mengakibatkan rumah Abdul Kholik, ambruk.

Selain di Pasrepan, di hari yang sama, angin kencang juga melanda wilayah Dusun Ploso, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso dan menyebabkan robohnya rumah Aminah, salah satu warga sekitar. 

Tak selesai sampai di situ, keesokan harinya, yakni minggu (4/1/2026) sore, sebuah bangunan cafe elwoods mengalami kerusakan di bagian atap setelah kejatuhan pohon yang cukup besar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan dalam beberapa hari terakhir, cuaca cukup ekstrim terjadi di hampir semua wilayah. Dalam artian hujan turun setiap hari dengan intensitas mulai sedang hingga lebat dan disertai dengan angin kencang.

Bahkan BMKG juga telah merilis prakiraan cuaca ekstrim yang berpotensi terjadi mulai tanggal 1 hingga 10 Januari 2026.

"Sejak awal januari sampai tanggal sepuluh ini, potensi cuaca ekstrim terjadi. Terutama mulai siang menjelang sore, hujan turun mulai sedang sampai lebat," kata Sugeng melalui sambungan selulernya," Senin (5/1/2026).

Saat ditanya perihal penanganan pohon tumbang, Sugeng menegaskan bahwa pasca kejadian, pihaknya langsung berkoordinasi dengan desa maupun pemilik rumah/tempat usaha, serta menindaklanjutinya dengan melakukan pemotongan batang pohon hingga pembersihan di sekitar lokasi kejadian.

"Kita koordinasi dulu baru kemudian kita eksekusi. Kita potong dulu supaya memudahkan kita untuk memindahkan pohon tumbang" imbuhnya. 

Untuk seluruh masyarakat, Sugeng mengimbau agar meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi terjadinya bencana.

"Tidak usah panik tapi waspada. Khususnya saat sedang dalam perjalanan. Kalau hujan deras ya bisa menepi atau mencari rest area terdekat. Tidak malah di pinggir pohon besar, dikhawatirkan terjadi angin kencang yang bisa berakibat pohon tumbang," tegasnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Capai Target Universal Coverage Jamsostek 2026

BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan berupaya keras untuk mewujudkan universal coverage...

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...