Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Kabupaten Pasuruan Imbau Warga Hati-Hati Beraktifitas di Sungai. 2 Warga Meninggal

Gambar berita
16 Maret 2025 (05:53)
Lingkungan
1000x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

BPBD Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat agar hati-hati saat beraktifitas di sungai. Utamanya saat puncak musim penghujan seperti sekarang.

Pasalnya, dua hari berturut-turut, dua warga dilaporkan hanyut di sungai.

Pertama adalah Setyo Utomo (62), warga Dusun Glatik, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo dilaporkan hanyut di sungai Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (14/3/2025) kemarin.

Jenazahnya ditemukan mengambang di sungai Kraton yang masuk wilayah RT 2/ RW 3, Dusun Wangkal, Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (15/3/2025) siang.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan, menurut informasi yang didapatkan, korban terbawa arus sungai saat hendak buang air kecil, sehari sebelum kejadian.

Begitu ada laporan, BPBD langsung menerjukan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan pencarian.

"Sabtu siang sekira pukul 11.30 WIB, jasad sang kakek ditemukan oleh warga yang sedang memancing. Begitu ditemukan Jenazahnya pun langsung dievakuasi ke RSUD dr R Soedarsono," jelas Sugeng melalui sambungan selulernya, Minggu (16/3/2025) siang.

Korban berikutnya adalah M. Haris Syah Prayogo (10), warga Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan. Bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu dilaporkan tenggelam saat bermain di sungai yang terletak di Dusun Kulak, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Minggu (16/3/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurut Sugeng, usai dilaporkan, TRC BPBD Kabupaten Pasuruan bersama unsur masyarakat melakukan pencarian di lokasi. Dua jam pasca kejadian tepatnya sekitar pukul 11.00 WIB, jasad korban ditemukan. Selanjutnya jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob.

"Informasi yang kami terima, korban bersama teman-temannya sedang asyik bermain di sungai. Tapi tiba-tiba tenggelam, dan warga sekitar langsung melaporkan kejadian ini. Alhamdulillah tidak sampai lama, jasad korban kami temukan," ucapnya.

Dengan dua kejadian tersebut, warga diimbau agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktifitas di sungai. Terlebih para orang tua untuk tak membiarkan anak-anaknya yang masih kecil bermain di sungai saat puncak penghujan seperti saat ini.

"Sebab potensi air besar datang itu bisa kapan saja terjadi. Belum lagi air sungai lagi tinggi dan dalam, kalau tidak bisa berenang ya tenggelam," himbaunya. (emil)

 



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...