Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Kabupaten Pasuruan Siapkan Rp 200 Juta untuk Penanganan Darurat Kebencanaan

Gambar berita
05 Januari 2019 (13:43)
Umum
3547x Dilihat
0 Komentar
admin

Selain anggaran total Rp 10 Milyar, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) juga menyiapkan dana tanggap bencana tahun 2019 sebesar Rp 200 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana mengatakan, besaran anggaran Rp 200 juta tidak dipergunakan untuk tanggap darurat yang besar, melainkan yang saat itu dibutuhkan oleh korban bencana, seperti kebutuhan nasi bungkus, mie instant, biscuit atau kegiatan-kegiatan bersih-bersih pasca bencana terjadi.

“Kalaupun bersih-bersih ya dilakukan pada hari itu juga. Nah anggaran kita yang bisa dipergunakan. Kalau yang besar-besar adalah anggaran yang sumbernya dari Badan Keuangan Daerah (BKD),” kata Bakti saat dihubungi via telepon, Sabtu (05/01/2019).

Dikatakan Bakti, anggaran tersebut nominalnya sama dengan tahun 2018 lalu, dimana dana kebencanaan ini merupakan dana yang digunakan untuk dana darurat pasca terjadi bencana. Sehingga saat terjadi bencana dan butuh penanganan langsung di lapangan, dana kedaruratan ini yang dipakai. Sedangkan kebutuhan kebencanaan yang besar ada pada dinas lain seperti Dinas Sosial dan dinas terkait lainnya.

“Contohnya saja perbaikan rumah rusak, bantuan obat-obatan, dapur umum dan bantuan yang lainnya ada pada dinas yang lain. Kita hanya yang sifatnya urgent untuk segera diberikan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Bakti menegaskan, karena bencana juga tidak bisa diprediksi jumlahnya, maka anggaran tersebut dikatakan kurang lebih akan mencukupi. Ini lantaran di tahun 2018 lalu, karena jumlah bencana menurun. Ditambah lagi, masih ada sisa anggaran sebesar Rp 70 juta yang bakal dikembalikan ke dana APBD.

“Termasuk di tahun 2019 ini, masih ada kemungkinan jumlah bencana menurun. Karena bencana selama ini didominasi oleh bencana banjir dan sudah mulai ada kegiatan normalisasi sungai yang dimungkinkan mengurangi jumlah bencana banjir di tahun 2019 ini. Kita berharap tidak ada bencana di Kabupaten Pasuruan,” urai Bakti kepada Suara Pasuruan.

“Dengan adanya kegiatan normalisasi di sungai yang dilakukan oleh Pemerintah pusat, provinsi termasuk Pemkab Pasuruan. Hasilnya akhir tahun kemarin jumlah bencana banjir menurun. Dan tahun ini semoga bencana banjir juga berpotensi menurun,” pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...

Article Image
Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia 2026. Mas Rusdi - Gus Shobih Bagikan Sepeda Gunung dan 1 Ekor Kambing

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Semifinal Piala Du...

Article Image
Kejurnas Finswimming Piala Bupati Badung Open 2026. Kabupaten Pasuruan Raih Juara Umum II

Kontingen Pengkab Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kabupaten P...