Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bromo KOM 2025, Sensasi Balap Sepeda Sambil Menikmati Eksotika Keindahan Alam di Puncak Wonokitri, Kecamatan Tosari

Gambar berita
17 Mei 2025 (19:51)
Olahraga
1053x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Sore tadi, Sabtu (17/5/2025), Bromo KOM 2025 yang diikuti oleh ribuan pembalap sepeda dari 19 negara tersebut sukses digelar. Dijadikan sebagai titik pemberhentian terakhir, Pendopo Agung Wonokitri, Kecamatan Tosari menjadi magnet tersendiri bagi seluruh partisipan dalam menampilkan kecepatan performa terbaiknya hingga menyentuh garis finish.

Lebih dari seribu peserta berhasil menuntaskan perjalanannya sejauh 94,5 kilometer. Diawali dari Mapolda Jawa Timur, Kota Surabaya menuju pitstop pertama yakni di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan. Selanjutnya memulai balapan pada saat memasuki Kabupaten Pasuruan dengan titik pemberangkatan di wilayah Kecamatan Pasrepan.

Sepanjang jarak tempuh sejauh 25 kilometer, pesepeda dihadapkan dengan rute menanjak dan jalan berkelok. Mulai dari Kecamatan Puspo hingga melewati beberapa Desa di Kecamatan Tosari. Hingga pada akhirnya mencapai titik terakhir di Pendopo Agung Wonokitri.

Bagi para penghobi sepeda lintas generasi tersebut, menjadi peserta Bromo KOM lebih dari sekedar mengikuti kompetisi olahraga kayuh. Tetapi sekaligus sebagai pencapaian tersendiri dari kegemaran gowes-nya. Bonusnya, sudah pasti menikmati eksotika panorama pegunungan Tengger dan kesegaran udaranya.

Seperti yang diceritakan oleh Hidayat (58 tahun), peserta dari Candi, Sidoarjo yang sudah dua kali mengikuti kompetisi serupa. Berada di urutan ke-7 pada kategori lomba Men 55-59, ia mengaku terpesona dengan keindahan alam di Kabupaten Pasuruan yang menjadi rute tetap Bromo KOM. Khususnya di sepanjang Tosari yang dilaluinya dengan penuh perjuangan untuk dapat sampai di garis finish.

“Tanjakan di Tosari luar biasa melelahkan. Susah sekali untuk menaklukkan rute di sini meski sudah sering latihan di sini. Sepanjang 25 km balapan tadi, tidak ada bonusnya. Maksudnya, tidak ada jalan yang datar. Banyak tanjakannya hehe…Tapi sangat bagus pemandangannya. Jadi tidak pernah kapok untuk ikut Bromo KOM lagi,” ujarnya bersemangat.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Pasuruan dapat menyelenggarakan agenda serupa di tahun-tahun mendatang. Masih dengan rute “spesialis tanjakan” yang sama yakni di Kecamatan Tosari.

“Semoga ke depannya Pemkab Pasuruan bisa menggelar lomba sepeda di Tosari. Atau bisa membuat balapan Criterium,” tutur pesepeda dengan nomor punggung 8055 yang sudah menekuni hobinya selama 41 tahun terakhir tersebut.

Lain lagi dengan yang diungkapkan oleh pesepeda asal Perancis, Emmanuel Christophe Galbourdin yang berhasil meraih peringkat ketiga kategori Men 55-59. Katanya, ia sangat senang dengan capaiannya di Bromo KOM tahun ini. Seperti yang diutarakannya dalam wawancara singkatnya berikut ini.  

“I’m very happy because last years I’ve also got the third place too. So this years the gradient is more higher. I wish l could join Bromo KOM for next year,” katanya.     

Sementara itu, Bupati Rusdi Sutejo hadir bersama Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Mujiono dan Kepala Dinas Perhubungan, Eka Wara Brehaspati. Turut hadir pula, Walikota Pasuruan, Adi Wibowo.

Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan berkesempatan menyerahkan piala kemenangan dan hadiah secara simbolis kepada para jawara. Diantaranya diperuntukkan bagi Juara 1, 2 dan 3 kategori Men 30-34 dan Men 40-44.

Di sela-sela menyerahkan penghargaan kepada para pemenang, ia tak lupa mengucapkan selamat atas prestasi yang diraihnya dengan usaha luar biasa. Sehingga pada akhirnya berhasil menaklukkan rute penuh tanjakan ekstrim di sepanjang puncak bukit Wonokitri. Sekaligus menyatakan rasa gembiranya atas dipilihnya Kabupaten Pasuruan sebagai lokasi penyelenggaraan Bromo KOM. Praktis, hal itu sekaligus memberikan keuntungan tersendiri untuk mempromosi potensi wisata alam kepada seluruh peserta yang banyak didominasi warga negara asing.

"Bromo KOM adalah event olahraga yang antusiasme pesertanya justru semakin meningkat setiap tahunnya. Pesertanya dari seluruh Indonesia juga luar negeri. Ini luar biasa. Kami menaruh perhatian besar untuk memaksimalkan destinasi pariwisata yang ada,” ucapnya.

Dalam ajang balap sepeda yang dimotori oleh Founder Mainsepeda, Azrul Ananda tersebut menetapkan pembalap muda Jawa Timur, M. Syelhan Nurrahmat sebagai peserta tercepat di kelas Men Elite. Pria berusia 20 tahun itu juga memecahkan rekor waktu tercepat dalam sejarah penyelenggaraan Bromo KOM dengan waktu tempuh 1 jam 13 menit 10 detik. Disusul oleh Astnan Maulana di peringkat kedua dan Abdul Soleh yang mencapai finish di peringkat ketiga.

Diketahui, Bromo KOM tidak hanya diikuti oleh pesepeda di tanah air saja. Tetapi juga dari banyak negara di beberapa benua. Diantaranya merupakan perwakilan dari Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Selandia Baru, Australia, Amerika Serikat, Austria, Belanda, Brasil, Inggris, Irlandia, Italia, Jerman, Kolombia, Latvia, Prancis.

Pantauan Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan di lokasi acara, seluruh peserta tampak sangat antusias. Hal itu terlihat selama kegiatan berlangsung dan banyaknya komunitas sepeda yang terdaftar. Sedikitnya 300-an komunitas yang tersebar di 113 kota di 26 provinsi di seluruh Indonesia. (Eka Maria)

 

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...