Â
Untuk menggelorakan semangat masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatannya dengan berolahraga, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali menggelar Gowes Santri. Event olahraga santai yang diikuti oleh ratusan goweser tersebut merupakan rangkaian Hari Santri Tahun 2024 sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1095.
Kegiatan sepeda bersama dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis dengan titik start di Komplek Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Jl Raya Warungdowo. Sedangkan titik finish dipusatkan di Halaman Universitas NU, masih di Jl Raya Warungdowo.
Sebelum memberangkatkan peserta, Pj. Bupati Nurkholis mengucapkan selamat dan mengapresiasi kepada seluruh panitia, alim ulama dan seluruh pihak terkait yang telah menginisiasi Gowes Santri 2024. Menurutnya, kegiatan olahraga santai tersebut tidak hanya untuk menjaga kesehatan tubuh saja. Tetapi sekaligus menyatukan semangat kebersamaan dan kekompakan di kalangan para santri.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara Gowes Santri hari ini. Khususnya para Kyai, Habaib dan Ulama yang telah menyempatkan hadir. Gowes Santri sebagai simbol persatuan dan kebersamaan antar santri dan masyarakat," jelasnya.
Masih dalam arahannya, Pj. Bupati Nurkholis menitipkan harapannya kepada seluruh santri para peseta Gowes Santri agar lebih mempererat tali silaturahmi. Baik antar santri, masyarakat maupun Pemerintah Daerah. Dengan demikian dapat saling bersinergi dan bersama-sama membangun Kabupaten Pasuruan.
"Semoga acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang terus berjalan dan semakin berkembang di masa depan. Saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita akan mampu menciptakan masyarakat yang sehat, sejahtera dan berakhlak mulia," ujarnya pada hari Minggu (20/10/2024).
Pantauan Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan, keceriaan begitu tampak sedari awal hingga di akhir kegiatan bersepeda yang dilakukan secara berkoloni tersebut. Menjaga kebugaran tubuh agar tubuh tetap bugar dan selalu berenergi adalah muaranya. Sekaligus sebagai media silaturahmi dengan masyarakat di sepanjang rute yang dilalui para goweser.
Bersama para peserta yang diikuti oleh para ulama, kyai dan pelajar dari beberapa sekolah tersebut, rombongan menyusuri rute yang melewati jalan pedesaan. (Eka Maria)
Â
 Â
Komentar