Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Buka Seminar Nasional, Wabup Mujib Ajak Santri Bukan Hanya Jadi Muballigh, Tapi Pondasi Ekonomi Harus Kuat

Gambar berita
30 Januari 2023 (10:16)
Pelayanan Publik
2960x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dalam rangka Haul Masyayikh Al Yasini ke 20 dan Silatnas Insani 2023, Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini Wonorejo, Kabupaten Pasuruan menggelar seminar nasional.

Seminar tersebut digelar di Halaman Ponpes Al Yasini, Minggu (29/01/2023) kemarin dan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron.

Sedangkan sebagai pemateri acara terdiri dari Hamim Tohari selaku Regional Manajer HMCL; kemudian Kepala Dinas Koperasi Jatim, Andromeda; CEO PT Luxuria Al Karim, Karim; Pengusaha Kertas, Sulaiman serta Sekjen OPOP Jatim, Gus M.Ghofirin. Seluruh narasumber didapuk untuk memberikan ilmu dan pengalamannya seputar tema acara, yakni spirit enterpreneur santri menuju indonesia emas.

Dalam sambutannya, Wabup Mujib menegaskan bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan, semuanya berawal dari mimpi, termasuk para santri. Dari mimpi tersebut harus dilanjutkan dengan niat dan tekad bulat serta kerja keras untuk meraihnya.

"Semuanya dari mimpi. Kalau sudah baru diniati, tekad bulat dan dimulai. Perihal apa yang terjadi di depan, entah itu gagal atau langsung ada jalan, teruslah beriktiyar. Kalau sudah semuanya, baru tawakkal dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT," katanya.

Di hadapan para peserta seminar, kepala daerah yang juga Pengasuh Ponpes Al Yasini itu menegaskan bahwa santri adalah para penggerak kemajuan Indonesia. Oleh karena itu, santri harus berdaya, tak hanya cakap ilmu agama, tetapi juga harus cakap berbagai disiplin ilmu.

“Santri adalah penggerak kemajuan negeri, santri harus berdaya dan harus menjadi pelopor di tengah masyarakat serta menjadi solusi bagi setiap permasalahan yang ada,” tegasnya.

Dijelaskan Gus Mujib, perekonomian Indonesia dapat bertahan di tengah ancaman resesi, tak lain berkat adanya usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.

Oleh karenanya, santri saat ini bukan hanya menjadi Muballigh yang pandai bersyiar, namun pondasi ekonominya juga harus kuat. Caranya adalah dengan terus bergerak agar ada penghasilan yang diterimanya. Terlebih dengan disertai inovasi baru di setiap usahanya.

“Maka santri mesti bergerak agar UMKM tetap jalan dan semakin meningkat penghasilannya dengan berbagai inovasinya. Dan menjadi enterpreneur saat ini tak hanya cukup jualan saja, tapi harus pandai dalam bersosmed sebagai saran promosi," harapnya. (emil)







Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...