Sebagai organisasi kepemudaan yang menempatkan pemuda-pemudi sebagai sumberdaya manusia yang penting dan dibutuhan, Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan memiliki posisi strategis. Berkiprah dalam pembangunan melalui kellmuannya dengan menjadikan organisasi sebagai media komunikasi dan aktualisasi. Bersama-sama meningkatkan potensi generasi bangsa secara utuh adalah tujuannya.
Oleh karenanya, dalam agenda Pelantikan Pengurus Cabang IPNU Kabupaten Pasuruan Masa Khidmah 2022-2024, Bupati Irsyad Yusuf menitipkan dua pesan pentingnya kepada para Ketua dan jajaran Pengurus IPNU terlantik. Yang pertama berkaitan dengan adab, cara menghagai menghormati para kyai dan para senior dan mentor. Diantaranya yang berada di PCNU Kabupaten Pasuruan. Yang kedua, baik Ketua maupun jajaran pengurusnya berkewajiban untuk melakukan regenerasi melalui pengkaderan anggota. Terlebih, menurut Bupati, IPNU ada sebagai ujung tombak pengkaderan, tempat belajar, berjuang dan bertakwa sebagai dasar dalam berorganisasi.
"Apapun yang sudah direncanakan sedemikianrupa, baik Student Development maupun orientasi program lain yang luar biasa. Yang paling penting adalah jangan sampai meninggalkan apa yang sudah diajarkan oleh kyai-kyai kita. Terutama yang berkaitan dengan adab. Semua program yang disusun harus dikonsultasikan dengan induk organisasi. Minta petunjuk dan arahan kepada PCNU," pesan Bupati dalam kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Minggu (19/3/2023) tersebut.
Menurutnya, pengkaderan sudah seyogyanya dilakukan secara kontinyu untuk mendapatkan anggota-anggota baru berkualitas. Siap diajak berproses, belajar serta menjadi bagian dari agen perubahan di era disrupsi yang serba adaptif saat ini.
"Maka dari itu, programnya harus mengarah kepada pengkaderan. Mencari kader sebanyak-banyaknya. Banyak cara terutama di era digital. Bagaimana anggota baru merasa betah, tertarik dan terus berjuang bersama IPNU untuk mewarnai pembangunan dengan peran dan kontribusi masing-masing anggota," tandas Gus Irsyad demikian biasanya Bupati akrab disapa dalam acara bertema "Kontinutas Kinerja Menuju IPNU Wajah Baru" tersebut.
Lebih lanjut, Bupati menghimbau kepada pengurus IPNU yang baru saja dikukuhkan untuk mendistribusikan kader-kader terbaiknya. Tidak hanya diberikan kesempatan dalam perannya di organisasi saja, melainkan juga mengapresiasinya. Tentunya diikuti dengan memberikan pemahaman organisasi yang lengkap agar lebih khidmat lagi kepada IPNU.
"Tantangan IPNU di era digitalisasi ini apa? Di era keterbukaan informasi secara luas. Di tengah banyaknya kasus kekerasan di sekolah, keluarga dan kasus pernikahan dini. Maka, IPNU harus punya peran dalam menguranginya," ajak Bupati.
Di penghujung arahannya, Gus Irsyad meminta kepada Ketua dan jajaran Pengurus terlantik agar menyikapi segala dinamika yang dihadapinya dengan kekompakan. Juga berbekal kebersamaan serta menjaga kebesaran organisasi.
"Pastinya IPNU punya nilai tawar tersendiri untuk mendapatkan dukungan dari Pemda. Haknya IPNU untuk bisa mengakses dari program-program Pemerintah. Sekali lagi, selamat dan sukses. Mudah-mudahan semuanya bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya," kata Bupati sesaat sebelum menutup sambutannya.
Adapun Badan Pengurus IPNU Masa Khidmah 2022-2024 yang dikukuhkan hari ini diketuai oleh Nur Ali Farkhan, dibantu oleh Wakil Ketua Farkhan Salman Al Farizi. Berikut, Wakil Ketua II adalah Syaiful Akbar dan Wakil Ketua III, Muhammad Nur Zaini. Berikut dibantu oleh jajaran pengurus terlantik lainnya. (Eka Maria)
Komentar