Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati: Camat Jangan Mudah Berikan Ijin Hajatan Bagi Warganya

Gambar berita
16 Juni 2021 (20:58)
Pelayanan Publik
3627x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menginstruksikan kepada seluruh Camat yang hadir dalam agenda Rapat agar tidak mudah memberikan ijin bagi warganya. Khususnya bagi mereka yang mengajukan ijin hajatan. Terlebih saat ini ada tren kenaikan jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Hal itu disampaikan pada saat memberikan arahan dalam forum Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (Rakor OPD).

Kepala Daerah juga berpesan kepada seluruh pimpinan wilayah agar lebih melakukan pengetatan terhadap penyelenggaraan kegiatan di masyarakat. Terutama yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.   

“Camat jangan mudah memberikan ijin bagi warganya yang mengajukan hajatan. Sebaliknya, pengetatan kegiatan di masyarakat harus dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. Jadi bisa saling mengingatkan”, himbaunya di hadapan seluruh Camat dan Kepala OPD yang mengikuti rakor di  di Gedung Serba Guna Kabupaten Pasuruan, Selasa (15/6/2021),.  

Menurut Gus Irsyad demikian biasanya pemimpin Kabupaten Pasuruan yang memiliki hobi otomotif tersebut disapa, sejatinya, kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan bukan hanya tugas Camat dan Forkopimda saja. Tetapi sudah menjadi menjadi tanggungjawab bersama.   

“Operasi yustisi prokes sifatnya mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin. Kalau dalam operasi yustisi prokes semisal ada warga yang ketahuan melanggar lalu diberi sanksi, malah tidak efektif. Kalau dikasih sanksi nyapu, misalnya, malah dibuat TikTok-an. Jadi memang operasi yustisi itu sifatnya untuk mengingatkan”, ujarnya dalam agenda pertemuan yang berlangsung gayeng selama sekitar satu jam tersebut.     

Ditambahkan Kepala Daerah, idealnya, masyarakat harus memiliki kesadaran internal secara bersama-sama. Jika selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya, maka secara otomatis akan membentuk kesadaran kolektif di era kebiasaan baru.

“Jadi, operasi sifatnya mengingatkan. Dari membentuk kesadaran, maka akan membentuk kebiasaan”, pungkasnya dengan nada optimis.

Diberitakan sebelumnya, dalam agenda forum lintas OPD yang digelar dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan tersebut membahas tentang banyak hal. Diantaranya fokus pada evaluasi dan monitoring terhadap segala upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat. (Eka Maria)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...