Bupati Irsyad Yusuf mengapresiasi kontribusi dan dukungan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasuruan dalam upaya peningkatan pembangunan pendidikan. Terlebih dalam penyelenggaraan pendidikan selama masa pandemi.
Menurut Kepala Daerah, kekompakan antar anggota adalah modal utama sinergitas PGRI bersama Pemerintah Daerah. Sehingga terjalin simbiosis mutualisme antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan seluruh tenaga pendidik dalam mencapai target pembangunan di bidang pendidikan.
"Dukungan menjadi satu hal yang penting karena dalam program-program pendidikan akan bersinggungan dengan PGRI Kabupaten Pasuruan. Dengan demikian, sebagai lembaga pengampu para pendidik di Kabupaten Pasuruan, PGRI berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan dunia pendidikan," tandas Bupati dalam forum silaturahmi dalam rangka HUT ke-77 PGRI dan Gebyar Sholawat memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1093.
Bertempat di Kantor PGRI Kabupaten Pasuruan di Jl Raya Kedungbako, Kecamatan Rejoso, Gus Irsyad demikian biasanya Bupati disapa menitikberatkan tentang peran PGRI dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Hal itu sejalan dengan program prioritas yang dilaksanakan sebagai organisasi profesi para tenaga pendidik.
"PGRI juga berperan memperjuangkan serta melindungi hak dan martabat guru. Khususnya dalam aspek profesi dan kesejahteraannya," ujar Bupati yang juga hadir untuk meresmikan Gedung Solidaritas dan Masjid Ulul Albab ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh anggota PGRI Kabupaten Pasuruan agar turut memberantas peredaran rokok ilegal. Melalui Dana Bagi Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) terbesar se-Indonesia, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memaksimalkannya di tahun 2023 untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat.
"Tahun 2023 nanti kita ambil kebijakan untuk meng-cover jaminan kesehatan masyarakat kita terutama masyarakat yang tidak mampu. Harapannya kewajiban UHC (Universal Health Coverage) atau cakupan kesehatan semesta pemerintah terhadap masyarakat sebanyak 98 persen. Karena itu saya berharap, keluarga besar PGRI Kabupaten Pasuruan turut mensosialisasikan tentang larangan peredaran rokok ilegal supaya tidak merugikan negara dan masyarakat," jelasnya didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah pada hari Rabu (21/12/2022). (Eka Maria+Iguh)
Komentar