Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BUPATI IRSYAD LANTIK PENGURUS KARANG TARUNA MASA BHAKTI 2016-2021

Gambar berita
02 Maret 2017 (11:34)
Pelayanan Publik
6984x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengukuhkan pengurus baru Karang Taruna Kabupaten Pasuruan Masa Bhakti 2016-2021, di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Pemkab Pasuruan, Kamis (02/03).

Pengukuhan tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati, Riang Kulup Prayudha, Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan, Asisten Pemerintahan, Anang Saiful Wijaya, Kepala Dinas Sosial,Bambang Hariyanto dan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait, para camat dan perwakilan anggota Karang Taruna se-Kabupaten Pasuruan.

Kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Pasuruan Masa Bhakti 2016-2021 terdiri dari Pembina Utama (Presiden RI), Pembina umum (Bupati Pasuruan), dan Pembina Fungsional (Kepala Dinsos). Tak hanya itu saja, karang taruna juga memiliki 23 orang Majelis Pertimbangan yang diketuai oleh Sudiono Fauzan, kemudian HM Yusuf Danial sebagai wakil ketua, Abdul Karim sebagai wakil sekretaris, serta 7 anggota. Sedangkan Pengurus Karang Taruna sendiri diketuai oleh Eriek Zainuri, Syukron Abi sebagai Wakil Ketua I, Sugiyanto dan Budi Santoso sebagai Wakil Ketua II dan III, 8 orang lainnya sebagai sekretaris dan bendahara, dan 30 orang anggota di 10 bidang pengembangan, yakni bidang pengembangan SDM, usaha-usaha kesejahteraan sosial, ekonomi skala kecil dam koperasi, kerohanian dan pembinaan mental, pembinaan dan pengembangan olahraga dan ssni budaya, lingkungan hidup dan kepariwisataan, advokasi dan HAM, organisasi dan pengembangan hubungan kerja sama, hubungan masyarakat, publikasi dan pengembangan komunikasi, serta tim kesekretariatan.

Menurut Bupati Irsyad, Karang Taruna adalah perkumpulan para pemuda yang menyatukan persepsi dalam membantu masyarakat di bidang sosial kemasyarakatan. Sedankan dengan pemerintah daerah, karang taruna bertugas untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan pedoman dasar karang taruna yang berdasarkan Peraturan Menteri Sosial nomor 77/HUK/2010 tentang karang taruna, serta menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial, terutama yang dihadapi generasi muda, baik secara preventif, rehabilitatif, maupun pengembangan potensi generasi muda di Indonesia, utamanya di Kabupaten Pasuruan.

"Banyak karang taruna yang saat ini sepertinya mati suri, dalam artian karena mungkin banyak kesibukan lain sehingga anggotanya berpencar ke sana kemari. Padahal karang taruna itu memiliki kekuatan untuk mengatasi kenakalan remaja, melemahnya kepedulian dan rasa kesetiakawanan di kalangan remaja, serta melemahnya semangat gotong royong," kata Irsyad dalam sambutannya.

Oleh karenanya, dengan dikukuhkannya para pengurus yang baru, Irsyad berharap agar karang taruna mampu merangkul kekuatan elemen masyarakat di lingkungannya masing-masing, merevitalisasi karang taruna di desa/kelurahan dan membentuk pengurus di masing-masing kecamatan serta mampu menjembatani antara karang taruna dengan pembina utama, fungsional dan pembina teknis maupun pengusaha/swasta dalam pelaksanaan program kegiatan.

"Saya juga menginginkan agar karang taruna dapat mengangkat potensi di masyarakat sesuai dengan kondisi dan kultur budaya di lingkungan sekitar. Semua itu melalui program kerja yang dapat memperkuat kesetiakawanan sosial dalam pemberantasan kemiskinan, kesejahteraan sosial maupun masalah lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pasuruan, Eriek Zaunuri mengungkapkan, program pertama yang menjadi prioritas adalah masalah sampah, di mana pihaknya akan mengerahkan semua anggota karang taruna untuk tak hanya membersihkan sampah saja, melainkan dapat memanfaatkan sekaligus mengelola sampah menjadi bank sampah.

"Sampah itu sesuatu yang dekat dengan kita, akan tetapi dianggap sepele. Padahal sampah itu bisa jadi besar kalau tidak diperhatikan. Maka dari itu, kami akan konsen terhadap masalah sampah," ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...

Article Image
Mas Rusdi Lantik 297 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 297 pejabat di Lingkungan Pemeri...

Article Image
Jadi Penopang Perekonomian. Ikan Lempuk Khas Danau Ranu Grati Kian Dicari

Ikan lempuk hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar Danau Ran...