Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BUPATI IRSYAD PIMPIN NORMALISASI SUNGAI BETOTOT

Gambar berita
24 Januari 2017 (11:50)
Olahraga
8381x Dilihat
0 Komentar
admin

Sungai Betotot yang ditengarai menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Kecamatan Grati, mulai dinormalisasi. Bupati Pasuruan, HM irsyad Yusuf bersama dengan beberapa kepala OPD (organisasi perangkat daerah) terkait seperti Dinas SDA dan Tata Ruang, PU Bina Marga, hingga BPBD meninjau aktifitas pengerukan di sungai yang berhimpitan langsung dengan SMKN I Grati itu, Selasa (24/01). Menurutnya, normalisasi sungai betotot sebenarnya bukanlah kewenangan Pemkab Pasuruan, melainkan Baai Besar Gembong Pekaleng Pemprov Jatim. Hanya saja, sebagai bentuk tanggung jawab akan kejadian banjir yang melanda warga di sekitar sungai, maka dilakukanlah normalisasi sungai sepanjang 500 meter.

"Kita tidak berbicara tentang kewenangan Pemprov, Pemkab atau pusat. Tapi ini sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai kepala daerah yang harus menjawab keluhan masyarakat," terangnya. Ditambahkannya, normalisasi sungai betotot diperkirakan akan selesai dalam 2 minggu, sehingga harapannya bisa mengurangi dampak banjir yang berasal dari sungai itu sendiri.

"Pokoknya sampai selesai. Saya pastikan semua nya selesai, apalagi BMKG juga sudah memprakirakan kalau tanggal 28 januari ini, intensitas hujan sedang lebat-lebatnya. Takutnya pas gelombang air laut sedang pasang, maka bisa banjir lagi. Maka dari itu, normalisasi ini sifatnya kedaruratan," imbuhnya.

Sementara itu, Hanung Widya Sasangka selaku Kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan menambahkan bahwasanya normalisasi sungai betotot adalah bagian dari normalisasi 100 lebih sungai se-kabupaten Pasuruan yang nilai anggarannya mencapai Rp 3 Milyar. "Kita masih menghitung berapa nominal yang kita keluarkan untuk operasional alat, BBM sampai ongkos semua tukang. Begitu juga dengan sungai yang lain, kita ada yang masih kita lakukan, dan juga masih kita hitung," jelasnya.

Di sisi lain, normalisasi sungai betotot juga dibarengi dengan perbaikan plengsengan sepanjang 41 meter, di mana dari pantauan di lapangan, perbaikan tersebut dilakukan dengan pemasangan bronjong di sisi barat sungai itu sendiri. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...