Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BUPATI IRSYAD PIMPIN NORMALISASI SUNGAI BETOTOT

Gambar berita
24 Januari 2017 (11:50)
Olahraga
8572x Dilihat
0 Komentar
admin

Sungai Betotot yang ditengarai menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Kecamatan Grati, mulai dinormalisasi. Bupati Pasuruan, HM irsyad Yusuf bersama dengan beberapa kepala OPD (organisasi perangkat daerah) terkait seperti Dinas SDA dan Tata Ruang, PU Bina Marga, hingga BPBD meninjau aktifitas pengerukan di sungai yang berhimpitan langsung dengan SMKN I Grati itu, Selasa (24/01). Menurutnya, normalisasi sungai betotot sebenarnya bukanlah kewenangan Pemkab Pasuruan, melainkan Baai Besar Gembong Pekaleng Pemprov Jatim. Hanya saja, sebagai bentuk tanggung jawab akan kejadian banjir yang melanda warga di sekitar sungai, maka dilakukanlah normalisasi sungai sepanjang 500 meter.

"Kita tidak berbicara tentang kewenangan Pemprov, Pemkab atau pusat. Tapi ini sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai kepala daerah yang harus menjawab keluhan masyarakat," terangnya. Ditambahkannya, normalisasi sungai betotot diperkirakan akan selesai dalam 2 minggu, sehingga harapannya bisa mengurangi dampak banjir yang berasal dari sungai itu sendiri.

"Pokoknya sampai selesai. Saya pastikan semua nya selesai, apalagi BMKG juga sudah memprakirakan kalau tanggal 28 januari ini, intensitas hujan sedang lebat-lebatnya. Takutnya pas gelombang air laut sedang pasang, maka bisa banjir lagi. Maka dari itu, normalisasi ini sifatnya kedaruratan," imbuhnya.

Sementara itu, Hanung Widya Sasangka selaku Kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan menambahkan bahwasanya normalisasi sungai betotot adalah bagian dari normalisasi 100 lebih sungai se-kabupaten Pasuruan yang nilai anggarannya mencapai Rp 3 Milyar. "Kita masih menghitung berapa nominal yang kita keluarkan untuk operasional alat, BBM sampai ongkos semua tukang. Begitu juga dengan sungai yang lain, kita ada yang masih kita lakukan, dan juga masih kita hitung," jelasnya.

Di sisi lain, normalisasi sungai betotot juga dibarengi dengan perbaikan plengsengan sepanjang 41 meter, di mana dari pantauan di lapangan, perbaikan tersebut dilakukan dengan pemasangan bronjong di sisi barat sungai itu sendiri. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...

Article Image
Serahkan SK Kepala Puskesmas, Bupati Rusdi Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Prima

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuru...