Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Lantik Pimpinan Baznas Kabupaten Pasuruan Periode 2021-2026

Gambar berita
11 Juni 2021 (10:58)
Pemerintahan
3597x Dilihat
0 Komentar
admin

Pimpinan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Pasuruan, resmi berganti.

Adalah Abdullah Nasih Nasor yang secara resmi dilantik sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan Periode 2021-2026. Selain itu, ada 4 nama lagi yang juga dilantik sebagai Wakil Ketua I, II, III dan IV BAZNAS Kabupaten Pasuruan yang baru. Yakni Moh Mundzir, Muhammad Khudori, M Abas Fathoni dan Mahfud Ali Ridlo.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (11/06/2021). Hadir pula dalam acara tersebut, diantaranya Wakil Bupati Pasuruan, KH. Abdul Mujib Imron; Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Nyarman, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Muzakki Birrul Alim; Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin; mantan Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan, KH Sonhaji Abdussomad dan undangan lainnya

Dalam sambutannya, Gus Irsyad mengucapkan selamat kepada para pengurus Baznas Kabupaten Pasuruan yang baru saja dilantik. Ia berharap agar para pengurus bisa langsung menjalankan tugas dengan baik. Utamanya berperan aktif untuk menjadi panutan bagi gerakan zakat di Kabupaten Pasuruan.

“Saya juga ucapkan terima kasih untuk para pengurus yang lama yang telah berkontribusi selama masa periode kepengurusan. Saya berharap apa yang sudah dilakukan oleh pengurus sebelumnya dan yang baru bisa lebih baik lagi dan bisa menunjukkan bahwa Baznas mampu memberikan layanan terbaik bagi Muzaki dan Mustahik,” katanya.

Menurut Bupati, peran Baznas bersinergi dengan misi Kabupaten Pasuruan dalam melaksanakan pembangunan berbasis keluarga dengan memanfaatkan modal sosial berbasis religiusitas dan budaya. Untuk itu, diharapkan Baznas mampu turut serta berperan dalam membangun perekonomian di Kabupaten Pasuruan. Terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan mengurai masalah kemiskinan melalui pengelolaan zakat,” terangnya.

Di hadapan para undangan, Gus Irsyad mengapresiasi kepengurusan Baznas yang lama, di mana meski dalam situasi Pandemi Covid-19, tapi Baznas Kabupaten Pasuruan berhasil mengumpulkan Zakat Fitrah, Infaq dan Shodaqoh tahun ini hingga mencapai lebih dari Rp 360 juta.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Pasuruan yang sukses mengumpulkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh pada ramadhan kemarin sampai Rp 360 juta lebih. Ini adalah pencapaian yang maksimal karena kita masih di dalam situasi Pandemo Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan yang baru, Gus Nasih Nasor menegaskan bahwa sesuai visi misi Baznas, seluruh pengurus dan anggota Baznas Kabupaten Pasuruan harus amanah dalam menjalankan 3 tugas pokok utama Baznas, yakni pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan.

“Amanah itu susah. Tapi kalau kita niati sungguh-sungguh, Insya Allah bisa. Maka dari itu, kami mohon doanya agar amanah dalam menjalankan mandat sekaligus tugas Baznas Kabupaten Pasuruan dalam mengumpulan, mendistribusikan serta mendayagunakan zakat, infaq dan shodaqoh dari dan untuk masyarakat,” tegasnya.

Pasca dilantik, Gus Nasih dan pengurus lainnya bertekad untuk merubah kultur masyarakat Pasuruan yang masih belum menyadari bahwa Baznas masih eksis sebagai badan penyalur resmi di Indonesia.

Caranya adalah intens melakukan sosialisasi ke perusahaan, instansi, badan dan elemen masyarakat yang berpotensi menjadi Muzakki. Apabila sudah maksimal, Baznas pun berharap akan tercipta perubahan status dari Mustahik (istilah orang-orang yang berhak menerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat).

“Selama ini kultur Pasuruan masih belum memahami bahwa Baznas masih exist. Untuk itu, kita akan intens sosialisasi ke perusahaan untuk mempercayakan zakatnya kepada Baznas.  Selain itu, kami juga berusaha untuk bagaimana merubah status Mustahik menjadi Muzakki. Menaikkan status dengan cara memaksimalkan pendayagunaan dengan memberikan zakat zakat produktif dalam hal pendampingan, pembinaan dan pendanaan bai mereka yang punya potensi untuk melaksanakan kewaajiban berzakat,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...