Kehadiran program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Pasuruan yang resmi diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2022, bukti komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Bupati Irsyad Yusuf, sesaat setelah me-launching sistem penjaminan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan bermutu tersebut.
Menurut Kepala Daerah, UHC merupakan perwujudan tiga hal yang saling berhubungan. Baik dari segi kesamaan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan dan mampu membayar saja. Melainkan juga bagi mereka yang tidak mampu membayar dengan kualitas pelayanan kesehatan yang baik. Sekaligus memastikan bahwa biaya pelayanan kesehatan yang digunakan tidak membuat masyarakat dalam kerugian finansial.
"Kehadiran UHC bagian dari implementasi visi misi saya dan Pak Wabup, dimana masyarakat memperoleh hak-hak dasarnya. Diantaranya di bidang kesehatan. Maka Pemkab Pasuruan terus berupaya mengoptimalkannya," tutur Bupati dalam peringatan HKN ke-58 dan launching UHC Tahun 2023 pada hari Senin (26/12/2022).
Dalam sambutannya, Gus Irsyad sapaan familiarnya menyatakan dukungannya terhadap program UHC yang akan diterapkan mulai awal Januari 2023 tersebut. Adapun skemanya, UHC merupakan cakupan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, minimal 95 persen dari jumlah penduduk. Tentunya dengan dua elemen inti yaitu akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga dan perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan.
"Saya berharap, dengan program UHC, masyarakat Kabupaten Pasuruan tidak lagi takut berobat ke RS dengan alasan tidak mampu membayar. Karena asuransi kesehatan masyarakat dijaminkan oleh Pemerintah. Saya juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan bila merasa sakit bisa berobat ke Puskesmas/RS dengan membawa dan menunjukan KTP untuk mendapatkan pelayanan secara gratis," kata Bupati.
Di sisi lain, Bupati meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah dan jajarannya agar menindaklanjuti kesiapan implementasinya. Baik dari sisi kelengkapan sarana maupun prasarana kesehatan. Sehingga dalam aplikasinya di lapangan nanti, program UHC mampu melayani kesehatan masyarakat dengan maksimal.
"Selamat dan sukses kepada seluruh nakes di peringatan HKN ke-58. Terimakasih sudah mendedikasikan dalam penanganan Covid-19 dan memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan. Terimakasih juga kepada BPJS Pasuruan yang selalu mendukung dan bersinergi dengan Pemkab Pasuruan. Terimakasih juga kepada Dinas Sosial, Dispendukcapil, Bappeda dan OPD terkait," ujar Gus Irsyad dengan nada optimis.
Di akhir arahannya, Bupati meminta kepada Kepala Puskesmas agar lebih mempersiapkan tenaga, sarana dan prasarananya. Targetnya, mengoptimalkan upaya pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
"Pencapaian UHC ini bukanlah hal yang mudah, perlu keseriusan dan komitmen dari Pemerintah terutama Perangkat Daerah terkait untuk menjadi satu tim yang solid. Baik dari segi anggaran pendukung maupun update data," ucap Bupati.
Kegiatan diawali dengan Senam Bersama di halaman Pendopo Kabupaten Pasuruan. Seusai launching UHC dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan dari BPJS ke Dinas Kesehatan dan Penandatanganan PKS antara BPJS dan Dinkes Kabupaten Pasuruan.
Kepala Daerah menyerahkan Piagam Penghargaan kepada RSUD Bangil sebagai RSUD Terakreditasi dan RSUD Grati sebagai RSUD Terakreditasi Paripurna. Berikut, Kecamatan Tosari sebagai Kecamatan ODF pertama di Kabupaten Pasuruan, SMAN 1 Grati untuk Penghargaan Sentra Pangan Jajanan Sehat di Kabupaten Pasuruan dan PT. Tirta Investama pabrik Keboncandi untuk Penghargaan CSR percepatan Penurunan Stunting di kabupaten Pasuruan.
Lebih lanjut, Bupati bersama Wakil Bupati Mujib Imron dan Kepala Dinas Kabupaten Pasuruan juga memberikan penghargaan Mitra Bhakti Husada kepada PT. Amerta Indah Otsuka. Berikut apresiasi kepada 50 Desa ODF (Open Defecation Free) tahun 2022. (Eka Maria)
Komentar