Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berkomitmen dalam mengoptimalkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) untuk mendukung pembangunan. Penegasan itu disampaikan Bupati Irsyad Yusuf dalam sesi konferensi pers bersama awak media nasional.
Bertempat di Penang Bistro Oakwood Mega Kuningan, Jakarta, Kepala Daerah berkesempatan menjelaskan tentang upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memaksimalkan pemanfaatan DBH-CHT. Targetnya tidak lain untuk percepatan pemerataan pembangunan di semua lini.
"Tahun 2022, total anggaran DBH-CHT yang diterima Pemkab Pasuruan senilai 260 Miliar. Adapun pembagian alokasi penggunaannya seperti yang diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan, 10 persen untuk bidang penegakan hukum, 40 persen di bidang kesehatan. Sedangkan 50 persen digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Bupati pada hari Senin (5/12/2022) malam.
Kata Bupati Irsyad, penggunaan DBH-CHT benar-benar dapat dipertanggungjawaban dan dimanfaatkan sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Pasuruan. Sudah barang tentu, dalam aplikasinya disesuaikan dengan Peraturan Menteri Keuangan.
"Ada beberapa program program prioritas utama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Baik dari peningkatan sarana maupun prasarana fasilitas kesehatan. Kita punya dua rumah sakit RSUD Bangil dan Grati. Yang 1 Tipe B, yang 1 tipe C, itu fasilitasnya sudah cukup luar biasa. Dididukung oleh SDM yang terus kita tingkatkan kapasitasnya," tuturnya.
Hal itu dibarengi dengan pengoptimalan program inovasi KASIH BERSANDING MESRA (Keluarga Bersih Sadari Stunting Menuju Masyarakat Sejahtera). Sebuah terobosan dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam upaya percepatan penurunan stunting yang sinkron dengan program prioritas Presiden Joko Widodo.
"Kami juga melengkapi
sarana prasarana rumah
sakit dan alat-alat kedokteran secara bertahap dengan memanfaatkan
DBHC-HT. Di sisi lain, penggunaannya betul-betul kami manfaatkan untuk mendukung kegiatan pemberdayan masyarakat. Misalnya, peningkatan
kualitas SDM dan peningkatan kualitas
produksi UMKM. Termasuk
peningkatan kapasitas SDM pegiat UMKM," ujar Gus Irsyad, sapaan familiar
lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pascasarjana Universitas
Brawijaya tersebut.
Didampingi Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana, Bupati juga menyampaikan perihal pemanfaatan anggaran DBHCHT untuk perbaikan infrastruktur jalan. Fokusnya untuk pemeliharaan infrastruktur jalan rusak.
Dalam forum diskusi yang berlangsung gayeng dan sangat dinamis tersebut dihadiri oleh beberapa insan pers. Baik media elektronik, cetak maupun media online. Diantaranya, Antaranews.com, RRInews, GatraTV dan Gatra.com, Republika, Sindonews.com, Medcom, Suara.com dan Warta Ekonomi. Berikut media JPNN, Era.id, Topbussiness, Pasardana, Emitennews.com, Industry.co.id, Lantaibursa, Poskota, Neraca dan Wartakota. (Eka Maria)
Komentar