Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Pasuruan Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Jadi Fokus Utama

Gambar berita
21 April 2026 (07:30)
Ekonomi
592x Dilihat
0 Komentar
Iguh Pambudi

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 yang digelar di Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Senin (20/4/2026). Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran kepala daerah seluruh Indonesia termasuk Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo guna membahas langkah mitigasi menghadapi fenomena iklim ekstrem yang mengancam ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Mentan Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah menetapkan target produksi beras minimal 35,69 juta ton pada tahun 2026. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 1 juta ton dari capaian tahun sebelumnya, yang ditujukan untuk memperkuat stok pangan nasional dan pemenuhan kebutuhan ekspor.

"Kita harus bergerak cepat. Data BMKG memprediksi 64,5% wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan di bawah normal dan 57,2% wilayah akan menghadapi musim kemarau yang lebih panjang. Kolaborasi dan penguatan infrastruktur air adalah kunci untuk mencegah gagal panen," ujar Mentan Amran dalam rapat tersebut.

Berdasarkan laporan dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP), pemerintah telah menyiapkan dua jalur utama dalam mengantisipasi dampak kemarau panjang diantaranya penguatan infrastruktur irigasi dengan melakukan inventarisasi data melalui aplikasi SIPURI, rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT), serta pembangunan bangunan konservasi air seperti embung dan dam parit di lokasi-lokasi strategis.

Langkah selanjutnya adalah terkait manajemen budidaya tanaman dengan penerapan jadwal tanam secara presisi di Daerah Irigasi/Rawa, sosialisasi penentuan pola tanam kepada kelompok tani, serta optimalisasi sistem informasi seperti Simotandi, Siscrop, dan KATAM.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk intervensi sarana irigasi di berbagai wilayah kunci produksi pangan, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Papua Selatan. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga di tengah kondisi cuaca yang lebih kering dari biasanya.

Rakornas ini menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Pertanian, Kementerian PU, pemerintah daerah, dan para petani (P3A) untuk mengawal distribusi air irigasi secara efektif demi tercapainya swasembada pangan berkelanjutan tahun 2026. (iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Keliling Sekolah Sampai Universitas, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Remaja Hindari Perkawinan Anak

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg Merita Rusdi Sutejo terus berkel...

Article Image
Pertemukan Petani dengan Pelaku UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Agrofest 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Agrofest 2026.Pameran segala hasil perta...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Pimpin Upacara Bendera Hari Sumpah Pemuda ke 98

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Sumpah...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih Berangkatkan Ratusan Atlet dan Official Kontingen POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melepas keberangkatan kontingen Kabupaten P...

Article Image
Gus Iqdam Ajak Masyarakat Kabupaten Pasuruan Ngaji Bareng Hari Santri Nasional 2026

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Santri Nasional yang dilaksanakan...