Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Cegah Meluasnya Penyakit LSD, 1500 Ekor Sapi di Kabupaten Pasuruan Divaksin

Gambar berita
08 Juni 2023 (11:31)
Kesehatan
5529x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk mengantisipasi semakin merebaknya penyakit Lumpy Skin Disease (LSD), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan intens melakukan vaksinasi terhadap ternak sapi, kerbau dan sejenisnya.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan,  Diana Lukita Rahayu menjelaskan vaksinasi diberikan pada 1500 ekor sapi di 13 kecamatan terdampak. Diantaranya Sukorejo, Rembang, Bangil, Beji, Gempol, Gondangwetan, Nguling, Pandaan, Purwodadi, Purwosari, Puspo, dan Tutur.

"Kami dapat kiriman 1500 dosis vaksin dan langsung kami sebar ke 13 kecamatan terdampak sebagai prioritas sasaran karena populasi sapi banyak di wilayah tersebut," kata Diana melalui sambungan selulernya, Kamis (08/06/2023).

Untuk melaksanakan vaksinasi tersebut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menerjunkan seluruh petugas. Tujuannya agar proses vaksinasi bisa cepat selesai.

Kata Diana, vaksinasi kali ini diprioritaskan  untuk sapi potong, lantaran sapi jenis ini banyak yang terserang LSD ketimbang sapi perah.

"Vaksinasi ini kami prioritaskan untuk sapi potong. Ini karena alasan keterbatasan stok vaksin maupun alasan lainnya seperti kerentanan dan lainnya," ujarnya.

Dijelaskan Diana, vaksinasi ternak ini sebagai bagian dari langkah mitigasi penyakit LSD. Dalam prakteknya, vaksinasi itu bisa dilakukan bersamaan dengan vaksinasi penyakit mulut kuku (PMK), karena proses penanganan penyakit PMK juga belum sepenuhnya tuntas.

"Ya bersamaan karena memang proses penanganan penyakit PMK juga belum sepenuhnya tuntas," singkatnya.

Selain vaksinasi, pihaknya juga melakukan berbagai upaya pencegahan lainnya dengan memberikan sosialisasi kepada berbagai lapisan masyarakat.

Lewat sosialisasi itu, Diana berharap bisa memberikan gambaran kepada masyarakat tentang apa yang harus dilakukan sehingga penyakit LSD di Kabupaten Pasuruan bisa ditekan semaksimal mungkin.

Tak selesai sampai di situ, Diana juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas jika mengetahui gejala atau ciri-ciri LSD. Masyarakat juga agar waspada terhadap penyakit LSD.

"Kami sosialisasikan lewat selebaran dan spanduk yang dipasang, kemudian KIE ke peternak dan pedagang sapi, juga di pasar-pasar dan sebagainya. Jika ada ternak mengarah pada gejala LSD, segera hubungi petugas veteriner terdekat," himbaunya.

Seperti diketahui, hingga rabu (07/06/2023) kemarin, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan mencatat ada 159 ekor sapi yang terserang LSD. Dari jumlah tersebut, 15 ekor diantaranya sudah sembuh, 1 ekor mati dan 7 ekor dijual. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...