Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Cerita Ekhwan Nudin, Pelari Asal Plumbon, Pandaan Yang Meraih Perak di PON XX Papua

Gambar berita
27 Oktober 2021 (18:49)
Olahraga
3865x Dilihat
0 Komentar
admin

Ekhwan Nudin, pelari dari Kabupaten Pasuruan tak menyangka, begitu pertama kali ikut PON XX Papua, langsung menyabet medali perak.

Ya, atlet yang masih berusia 19 tahun tersebut sukses finish di urutan kedua dengan catatan waktu 1 menit 54,95 detik. Sedangkan peraih emas didapat oleh Ketut Mertayasa dari Bali dengan catatan waktu 1 menit 54,49 detik, dan medali perunggu oleh atlet DKI Jakarta Bilal Bilano dengan perolehan waktu 1 menit 55,12 detik.

Saat ditemui di rumahnya yang terletak di Gg Nusa Indah Desa Pandaan RT 006 RW 006, Kecamatan Pandaan, Ekhwan mengaku grogi saat melihat lawan-lawannya yang memiliki postur tubuh lebih tinggi ketimbang dirinya.

Di samping itu, lantaran baru pertama kalinya, Ekhwan masih harus beradaptasi dengan lintasan lari di GOR Mimika Sport Complex, Mimika, Papua yang tak lama ia gunakan untuk latihan.

"Grogi mas. Karena baru pertama ikut," singkatnya.

Hanya saja, meski grogi, Ekhwan berusaha tetap fokus pada bagaimana bisa lari dengan secepatnya, tanpa melihat siapa lawannya. Dan hasilnya, ia berhasil meraih posisi runner up, sehingga mengantarkan dirinya meraih medali perak untuk kontingen Jawa Timur.

"Yang saya ingat waktu itu cuma fokus, konsentrasi dan berdoa. Dan alhamdulillah, Allah SWT ngasih rejeki buat saya jadi Runner Up," ungkapnya.

Ia mengatakan, kunci utama bisa tampil maksimal adalah yakin dengan hasil latihan dan menjalankan strategi yang telah dipersiapkan sebelumnya. 

Diakuinya, latihan yang diberikan pelatih kepadanya cukup intens, Yakni  pagi dan sore di setiap harinya.

"Saya yakin dengan latihan saya, saya bisa dan memang rezeki saya untuk tahun ini di PON," terangnya.

Dengan keberhasilannya meraih perak, Ekhwan akan berusaha mengejar mimpinya menjadi juara di lintasan lari. Terlebih, ia ingin melampaui rekor PON nomor lari 800 meter putra yang masih dipegang atlet Nusa Tenggara Barat, Ridwan dengan catatan waktu 1 menit 51,11 detik yang dicetak pada PON Riau 2012.

"Saya akan terus berlatih sampai mimpi saya terwujudkan. Jadi juara," tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...