Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Gambar berita
30 Januari 2026 (18:12)
Ekonomi
533x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati kapan saja. Termasuk kripik tempe.

Nah, bagi para penyuka tempe bisa mencoba produk kripik tempe yang diproduksi oleh Kasiatin, salah satu warga RT 02 RW 07 Dusun Pandelegan, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. 

Ini beneran real, kripiknya beda banget dengan kripik tempe pada umumnya. Bukan sekedar tempe digoreng saja, tapi ada racikan rempah-rempah yang membuatnya jadi spesial, bahkan lidah pun seakan-akan tak mau berhenti untuk menikmatinya

Menurut Kasiatin, racikan adonan yang membuat kripik tempe jadi renyah dan gak bikin sakit gigi ini menjadi rahasia dapurnya. Sebab sebelum serenyah sekarang, trial and error sudah dilaluinya sejak lama

"Dulu masih berasa tebal, atos dan kadang nyocok di gigi. Tapi sekarang alhamdulillah sudah ketemu resepnya," ungkap Kasiatin di sela-sela mempacking kripik tempe di rumahnya, Jumat (30/1/2026)

Untuk memproduksi kripik tempe yang diberi label "Kripik Tempe Qi" tersebut, Kasiatin dibantu sang suami serta dua orang tetangga yang dipekerjakan. Mulai dari pemotongan tempe sampai menggoreng tempe di atas wajan berukuran besar.

Dalam sehari, rata-rata ia menghabiskan 15 kilogram tempe berukuran 20x20 sentimeter. Namun saat hari besar keagamaan maupun akhir pekan, jumlahnya bisa berkali-kali lipat.

Untuk kemasan, Kasiatin menjualnya dalam berbagai ukuran, mulai dari berat 5 gram dijual 5 ribu, 115 gram 10 ribu, 175 gram 15 ribu hingga satu baskom berisikan 2 kg kripik tempe dengan harga 160 ribu. 

"Kalau pas mau lebaran atau natalan maupun weekend bisa beli tempe mentah sampai 500 ribu," singkatnya. 

Soal pasar, kripik tempe buatan Kasiatin banyak diminati mulai dari rumah tangga sampai para pemilik pusat oleh-oleh hingga pemilik usaha rumah makan di Pasuruan maupun luar daerah.

"Alhamdulillah karena dibantu KOMPPAK, jadi kripik tempe kami banyak yang membelinya," tutupnya. 

Bagaimana? sudah banggakah kita dengan produk lokal kabupaten pasuruan? kalau iya, kita beli dan kita borong kripik tempe dari produksi rumahan yang tak jauh dari tempat tinggal kita. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK Jatim

Bupati Rusdi serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun...

Article Image
Hadiri RAT ke-25, Bupati Rusdi Buka Peluang Kolaborasi Pemda dengan BMT-UGT Nusantara

BMT-UGT Nusantara resmi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 se...

Article Image
Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2025. Mas Rusdi : Pertumbuhan Ekonomi, IPM, Umur Harapan Hidup Sampai Komponen Pendidikan, Meningkat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaba...

Article Image
Danrem Kohir dan Gus Shobih Resmikan Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Lumbang

Komandan Korem (Danrem) 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir bersama Wakil Bupa...

Article Image
Halal Bihalal dengan Ribuan ASN. Bupati Rusdi : Jadikan Idul Fitri Momen Mereset Perilaku dan Kinerja Jadi Makin Baik

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel bersama dan Halal Bihalal Idul Fitr...