Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Gambar berita
30 Januari 2026 (18:12)
Ekonomi
866x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati kapan saja. Termasuk kripik tempe.

Nah, bagi para penyuka tempe bisa mencoba produk kripik tempe yang diproduksi oleh Kasiatin, salah satu warga RT 02 RW 07 Dusun Pandelegan, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. 

Ini beneran real, kripiknya beda banget dengan kripik tempe pada umumnya. Bukan sekedar tempe digoreng saja, tapi ada racikan rempah-rempah yang membuatnya jadi spesial, bahkan lidah pun seakan-akan tak mau berhenti untuk menikmatinya

Menurut Kasiatin, racikan adonan yang membuat kripik tempe jadi renyah dan gak bikin sakit gigi ini menjadi rahasia dapurnya. Sebab sebelum serenyah sekarang, trial and error sudah dilaluinya sejak lama

"Dulu masih berasa tebal, atos dan kadang nyocok di gigi. Tapi sekarang alhamdulillah sudah ketemu resepnya," ungkap Kasiatin di sela-sela mempacking kripik tempe di rumahnya, Jumat (30/1/2026)

Untuk memproduksi kripik tempe yang diberi label "Kripik Tempe Qi" tersebut, Kasiatin dibantu sang suami serta dua orang tetangga yang dipekerjakan. Mulai dari pemotongan tempe sampai menggoreng tempe di atas wajan berukuran besar.

Dalam sehari, rata-rata ia menghabiskan 15 kilogram tempe berukuran 20x20 sentimeter. Namun saat hari besar keagamaan maupun akhir pekan, jumlahnya bisa berkali-kali lipat.

Untuk kemasan, Kasiatin menjualnya dalam berbagai ukuran, mulai dari berat 5 gram dijual 5 ribu, 115 gram 10 ribu, 175 gram 15 ribu hingga satu baskom berisikan 2 kg kripik tempe dengan harga 160 ribu. 

"Kalau pas mau lebaran atau natalan maupun weekend bisa beli tempe mentah sampai 500 ribu," singkatnya. 

Soal pasar, kripik tempe buatan Kasiatin banyak diminati mulai dari rumah tangga sampai para pemilik pusat oleh-oleh hingga pemilik usaha rumah makan di Pasuruan maupun luar daerah.

"Alhamdulillah karena dibantu KOMPPAK, jadi kripik tempe kami banyak yang membelinya," tutupnya. 

Bagaimana? sudah banggakah kita dengan produk lokal kabupaten pasuruan? kalau iya, kita beli dan kita borong kripik tempe dari produksi rumahan yang tak jauh dari tempat tinggal kita. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...