Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Gambar berita
19 Juni 2026 (15:12)
Umum
545x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suara dengkurnya yang cantik ini memang digandrungi banyak orang terutama bagi para pecintanya.

Salah satunya adalah Hari Apriyanto, pensiunan Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Pasuruan ini menghabiskan hari-harinya dengan aktifitas penangkaran burung perkutut yang ada di dalam area tempat tinggalnya, di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan 

Saat ditemui Jumat (19/6/2026), Hari sedang memberi pakan perkututnya. Tak sendirian, ia dibantu beberapa orang yang diminta untuk membantunya. 

Baginya, perkutut bukan sekedar burung, tetapi perpaduan antara seni, budaya, dan peluang usaha yang menjanjikan. Dengan ketekunan dan kecintaan pada proses, hobinya kini berkembang menjadi bisnis yang terus bertumbuh.

"Kalau ful bisnis ya tidak. Karena yang penting bisa membuat perkutut yang kami tangkarkan ini dirawat dan diberi makan oleh pemiliknya sehingga tetap lestari," katanya. 

Kecintaannya pada burung perkutut dirasakan sejak ia menjadi pegawai negeri sipil tahun 1997. Hari masih ingat burung perkutut pertama yang ia beli di tempat budidaya perkutut milik (alm) Kosim yang waktu itu menjabat DPRD Kabupaten Pasuruan. 

"Gajian pertama saya beli burung perkutut di Pak Kosim Ketua DPRD. Karena memang suka sama perkutut, ya gak mikir apa-apa yang penting punya," terangnya. 

Saat ini, ada ratusan ekor burung perkutut yang dibudidayakan di dalam kandang-kandang yang satu per satu dinamai beraneka ragam jenis batu alam seperti diamond, safir, rubi,zamrud dan lainnya.

Kata Hari, satu per satu kandang tersebut diisi oleh indukan perkutut yang berkualitas, menandakan bahwa perkutut-perkutut miliknya tak perlu diragukan lagi kinerjanya. 

"Ada namanya Zamrud. Perkututnya buagus sekali dan ada yang nawar dengan harga lebih tinggi," imbuhnya. 

Lebih lanjut Hari menegaskan bahwa merawat burung perkutut itu harus lembut, penuh dengan kasih sayang. Percaya atau tidak, burung perkutut konon katanya memberikan banyak keberuntungan. 

"Setiap kali burung saya berbunyi panjang berartti tandanya ada yang nau datang dan bertamu ke rumah, dan itu benar adanya. Bukan sekali, tapi lumayan berulang kali," terangnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Raperda P-APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026...

Article Image
Ada Titik Kebakaran Baru, Pemadaman Karhutla di Kawasan Gunung Arjuno Gunakan Helikopter Water Boombing

Masih adanya titik kebakaran baru di kawasan Gunung Arjuno yang tak bisa dijangk...

Article Image
Wabup Gus Shobih Tegaskan Vaksinasi Internasional dan Layanan Paspor, Semuanya Dilakukan di Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi layanan vaksinasi internasio...

Article Image
Mas Rusdi Pimpin Drawing Bupati Cup 2026 Pasuruan Super League. Ini Hasilnya

Turnamen Sepakbola Bupati Cup Tahun 2026 Pasuruan Super League, kembali digelar....

Article Image
Puluhan Ribu Umat Islam Hadiri Haul ke 45 Al-Maghfurlah Al-'Arif Billah KH. Abdul Hamid. Pemkab Pasuruan Sediakan Ribuan Nasi Bungkus sampai Jajanan Pasar

Puncak Peringatan Haul ke-45 Al-Maghfurlah Al-'Arif Billah KH. Abdul Hamid bin A...