Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan Jadikan Kalianyar Sebagai Kelurahan Tanggguh Bencana Pertama

Gambar berita
04 Juli 2023 (16:34)
Pelayanan Publik
2564x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan membentuk Kelurahan Tangguh Bencana. 

Adalah Kalianyar, Kecamatan Bangil yang dibentuk menjadi Kelurahan Tangguh Bencana di Kabupaten Pasuruan. Pembentukan tersebut ditandai dengan pemberian kaos tangguh bencana kepada anggota yang dikumpulkan di Pendopo Kelurahan Kalianyar, Selasa (04/07/2023) siang.

Plt Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan, dipilihnya Kelurahan Kalianyar lantaran wilayah ini selalu menjadi langganan banjir, saat musim penghujan tiba. Bahkan meski tidak sedang hujan, banjir pun bisa saja terjadi di Kalianyar.

"Hujan atau tidak sedang hujan, Kalianyar selalu berpotensi banjir. Baik  banjir lokal maupun kiriman. Makanya kami bentuk Kelurahan Tangguh Bencana di sini," katanya.

Untuk mendukung terbentuknya Kelurahan Tangguh Bencana, BPBD bersama Lurah Kalianyar telah menggandeng seluruh relawan, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda yang kerap kali membantu warga saat banjir tiba.

Hanya saja, penanganan kebencanaan di Kalianyar masih bersifat parsial. Dalam artian antar masyarakat masih saling lempar atau menunggu siapa yang mau untuk membantu urusan kebencanaan di Kalianyar. 

Oleh karenanya, dengan dibentuknya Kelurahan Tangguh Bencana, Harris menegaskan bahwa masyarakat bisa membentuk kelembagaan formal yang bisa membagi fungsi-fungsi dalam penanggulangan bencana sesuai kapasitas dan keahlian masing-masing. Mulai dari evakuasi warga, distribusi logistik, penanganan kesehatan dan kegiatan lainnya. 

"Kalau selama ini biasanya kewaspadaan bersifat mandiri, bergerak secara parsial, dan tidak terlembagakan secara formal. Harapannya ketika terbentuk Kelurahan Tangguh Bencana ini, masyarakat bisa membentuk kelembagaan formal yang bisa membagi fungsi-fungsi dalam penanggulangan bencana," tegasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pasuruan, Diano Vella Fery menambahkan bahwa dengan adanya Kelurahan Tangguh Bencana, maka ada tiga hal penting yang akan tercipta. Yakni membangun kesiapsiagaan, meminimalisir resiko bencana serta memitigasi bencana mulai pra hingga setelahnya.

"Ada banyak simpul simpul masyarakat yang menjadi pioneer. Sehingga tahu apa yang harus dan akan dilakukan masyarakat ketika ada tanda-tanda banjir mau datang. Komunikasi yang efektif antar semua pihak, sehingga ada antisipasi sedini mungkin," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...