Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Lantik Pimpinan Baznas Kabupaten Pasuruan Periode 2021-2026

Gambar berita
11 Juni 2021 (10:58)
Pemerintahan
3664x Dilihat
0 Komentar
admin

Pimpinan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Pasuruan, resmi berganti.

Adalah Abdullah Nasih Nasor yang secara resmi dilantik sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan Periode 2021-2026. Selain itu, ada 4 nama lagi yang juga dilantik sebagai Wakil Ketua I, II, III dan IV BAZNAS Kabupaten Pasuruan yang baru. Yakni Moh Mundzir, Muhammad Khudori, M Abas Fathoni dan Mahfud Ali Ridlo.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Jumat (11/06/2021). Hadir pula dalam acara tersebut, diantaranya Wakil Bupati Pasuruan, KH. Abdul Mujib Imron; Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Nyarman, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Muzakki Birrul Alim; Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin; mantan Ketua BAZNAS Kabupaten Pasuruan, KH Sonhaji Abdussomad dan undangan lainnya

Dalam sambutannya, Gus Irsyad mengucapkan selamat kepada para pengurus Baznas Kabupaten Pasuruan yang baru saja dilantik. Ia berharap agar para pengurus bisa langsung menjalankan tugas dengan baik. Utamanya berperan aktif untuk menjadi panutan bagi gerakan zakat di Kabupaten Pasuruan.

“Saya juga ucapkan terima kasih untuk para pengurus yang lama yang telah berkontribusi selama masa periode kepengurusan. Saya berharap apa yang sudah dilakukan oleh pengurus sebelumnya dan yang baru bisa lebih baik lagi dan bisa menunjukkan bahwa Baznas mampu memberikan layanan terbaik bagi Muzaki dan Mustahik,” katanya.

Menurut Bupati, peran Baznas bersinergi dengan misi Kabupaten Pasuruan dalam melaksanakan pembangunan berbasis keluarga dengan memanfaatkan modal sosial berbasis religiusitas dan budaya. Untuk itu, diharapkan Baznas mampu turut serta berperan dalam membangun perekonomian di Kabupaten Pasuruan. Terutama dalam peningkatan kesejahteraan dan mengurai masalah kemiskinan melalui pengelolaan zakat,” terangnya.

Di hadapan para undangan, Gus Irsyad mengapresiasi kepengurusan Baznas yang lama, di mana meski dalam situasi Pandemi Covid-19, tapi Baznas Kabupaten Pasuruan berhasil mengumpulkan Zakat Fitrah, Infaq dan Shodaqoh tahun ini hingga mencapai lebih dari Rp 360 juta.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Pasuruan yang sukses mengumpulkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh pada ramadhan kemarin sampai Rp 360 juta lebih. Ini adalah pencapaian yang maksimal karena kita masih di dalam situasi Pandemo Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan yang baru, Gus Nasih Nasor menegaskan bahwa sesuai visi misi Baznas, seluruh pengurus dan anggota Baznas Kabupaten Pasuruan harus amanah dalam menjalankan 3 tugas pokok utama Baznas, yakni pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan.

“Amanah itu susah. Tapi kalau kita niati sungguh-sungguh, Insya Allah bisa. Maka dari itu, kami mohon doanya agar amanah dalam menjalankan mandat sekaligus tugas Baznas Kabupaten Pasuruan dalam mengumpulan, mendistribusikan serta mendayagunakan zakat, infaq dan shodaqoh dari dan untuk masyarakat,” tegasnya.

Pasca dilantik, Gus Nasih dan pengurus lainnya bertekad untuk merubah kultur masyarakat Pasuruan yang masih belum menyadari bahwa Baznas masih eksis sebagai badan penyalur resmi di Indonesia.

Caranya adalah intens melakukan sosialisasi ke perusahaan, instansi, badan dan elemen masyarakat yang berpotensi menjadi Muzakki. Apabila sudah maksimal, Baznas pun berharap akan tercipta perubahan status dari Mustahik (istilah orang-orang yang berhak menerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat).

“Selama ini kultur Pasuruan masih belum memahami bahwa Baznas masih exist. Untuk itu, kita akan intens sosialisasi ke perusahaan untuk mempercayakan zakatnya kepada Baznas.  Selain itu, kami juga berusaha untuk bagaimana merubah status Mustahik menjadi Muzakki. Menaikkan status dengan cara memaksimalkan pendayagunaan dengan memberikan zakat zakat produktif dalam hal pendampingan, pembinaan dan pendanaan bai mereka yang punya potensi untuk melaksanakan kewaajiban berzakat,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Kukuhkan 63 Pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan

Sebanyak 63 pengurus Ta’mir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan resmi dikukuhkan u...

Article Image
Lebaran, Kampung "Kue Satru" Dusun Kedung Bendo, Desa Rejoso Lor Banjir Order

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, rumah-rumah warga Dusun Kedung Bend...

Article Image
Petani Duku Rejoso, Mulai Panen Raya

Gimana rasanya bisa memanen duku rejoso yang sangat terkenal itu?Beruntung sekal...

Article Image
Audiensi dengan PIP Kemenkeu, Mas Rusdi Buka Peluang Kerja Sama Potensi Pembiayaan Strategis Daerah

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan audiensi dengan Pusat Investasi Pemerint...

Article Image
Operasi Ketupat Semeru 2026. Ini Pesan Kapolres Pasuruan

Polres Pasuruan melaksanakan Apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Ketu...