Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Puting Beliung, Ratusan Rumah di 2 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Rusak

Gambar berita
02 Februari 2022 (11:19)
Lingkungan
2881x Dilihat
0 Komentar
admin

Ratusan rumah di 2 kecamatan di Kabupaten Pasuruan dihantam angin puting beliung.

Total ada 105 rumah di 5 desa yang porak-poranda akibat diterjang angin puting beliung pada Senin (31/01/2022) kemarin. Kelima desa tersebut diantaranya tiga desa di Kecamatan Nguling, yakni Desa Sebalong, Kapasan, dan Wotgalih. Serta dua desa di Kecamatan Grati, yakni Desa Cukurgondang dan Sumberdawesari.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan, bencana puting beliung Puting beliung itu terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu, Kecamatan Nguling dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Beberapa menit kemudian, terdengar suara gemuruh yang amat keras. Disusul embusan angin yang cukup kuat. Dan tiba-tiba, atap puluhan rumah di tiga desa beterbangan terbawa angin.

Bukan itu saja, angin membuat pepohonan yang ada di tiga desa itu bertumbangan. Dampak terparah angin puting beliung terjadi di Desa Wotgalih serta Desa Cukurgondang sampai 43 rumah yang rusak. Banyak akses jalan tertutup, karena pohon tumbang. Bahkan, sejumlah rumah warga tertimpa pohon yang tumbang.

"Paling parah di Desa Wotgalih. Sekitar 53 rumah yang terdampak angin puting beliung. Dari jumlah itu, sekitar 20 rumah rusak berat, belum lagi 42 rumah warga di Desa Cukurgondang juga rusak," katanya.

Beruntung, dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Sebaliknya, pasca kejadian, warga kembali ke rumahnya masing-masing. Kata Harris, begitu bencana terjadi, pihaknya menerjukan tim reaksi cepat (TRC) ke lokasi guna membuka akses jalan. Sebab, bencana itu menyebabkan pohon bertumbangan dan menutup akses jalan.

“Sekarang masih kami lanjutkan. Kami upayakan terbuka akses jalan terlebih dulu. Baru kemudian dilakukan asesmen beserta kerugiannya bersama dinas terkait,” ungkap Mantan Camat Kraton itu.

Saat ini, pihaknya mengupayakan bantuan terpal untuk menutup atap rumah yang rusak. Sehingga saat hujan maupun panas warga tidak kepanasan atau kehujanan.

“Kami bantu terpal sementara untuk warga yang atap rumahnya rusak,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...