Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

143 Warga Binaan Rutan Bangil Terima Remisi Khusus Hari Raya

Gambar berita
19 Mei 2021 (13:43)
Umum
2184x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 143 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas II B Bangil menerima remisi khusus I dari Kementrian Hukum dan HAM RI.

Remisi khusus tersebut diberikan pada Hari Raya Idul Fitri, Kamis (13/05/2021) lalu, dan secara simbolis diserahkan oleh Kepala Rutan Bangil, Tristiantoro Adi Wibowo kepada perwakilan WBP.

Menurut Adi, dari 143 WBP yang menerima remisi terdiri dari 139 WBP yang menerima remisi normal dan 8 orang remisi PP Nomor 99 tahun 2012 .

“Kalau remisi normal ya warga binaan yang tersandung kasus pencurian, penggelapan, pembunuhan dan lainnya. Tapi kalau yang PP99 seperti korupsi dan narkoba,” kata Adi, saat ditemui di kantornya, Rabu (19/05/2021).

Dijelaskannya, besaran remisi yang diberikan kepada warga binaan bervariasi. Yakni mulai dari 15 hari sampai 2 bulan. Hanya saja, untuk WBP Rutan Bangil menerima remisi mulai dari 15 hari sampai 1 bulan 15 hari. Hal itu tergantung dari berapa lama seorang WBP menjalani masa tahanan, plus persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi oleh WBP.

Mengacu pada ketentuan yang ada, syarat memperoleh remisi ada dua, yakni substantif dan administrasi.

Kata Adi, syarat substantif yakni berkelakuan baik, yang dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir, terhitung sebelum tanggal pemberian remisi.

Selain itu, seorang warga binaan telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan Lapas dengan predikat baik. Mereka pun mesti telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan.

“Harus juga mendapatkan persetujuan justice collaborator dari kepolisian atau Kejaksaan bagi narapida terkait PP Nomor 99 tahun 2012,” ungkapnya.

Dengan banyaknya WBP yang menerima remisi, Adi meminta mereka agar tetap berperan aktif dalam mengikuti segala bentuk program pembinaan yang ada di Lapas.

Selain itu, ia juga berharap tidak akan ada WBP yang melanggar semua peraturan yang berlaku. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan bekal positif begitu nanti kembali ke tengah masyarakat.

“Kalau sudah terdidik dengan baik, maka ketika nanti bebas, mereka sudah siap untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik,” tutupnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...