Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dampak Siklon Tropis Taliah Di Samudra Hindia, Pemkab Pasuruan Himbau Masyarakat Ekstra Waspada

Gambar berita
10 Februari 2025 (08:26)
Lingkungan
2075x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Masyarakat harus mewaspadai hujan intensitas deras disertai angin kencang yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu dalam beberapa hari ke depan. Himbauan yang disampaikan Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut menyusul terbentuknya siklon tropis Taliah atau badai yang terbentuk di Samudra Hindia (sisi selatan perairan Bali) pada bulan Februari 2025.

Kewaspadaan terhadap segala kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi tersebut ditujukan bagi seluruh warga. Khususnya yang berdomisili di kawasan rawan bencana. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi dalam pernyataannya berikut ini.

"Beberapa hari ini mulai tanggal 7 Januari 2025 cuaca ekstrem terutama angin kencang, dampak dari siklon tropis Taliah di Samudera Hindia.  Karena itu, nelayan wilayah pesisir misal Lekok, Nguling, Kraton harus lebih waspada. Bagi yang tinggal di wilayah pegunungan, hendaknya tidak meneruskan aktivitasnya dulu jika terjadi hujan dan angin kencang. Masyarakat juga harus ekstra hati-hati, terutama pada saat berkendara ketika hujan deras dan angin kencang, antisipasi pohon tumbang," pesannya.

Ditambahkannya, dalam beberapa hari terakhir, angin kencang melanda beberapa wilayah pada hari Sabtu, 8 Februari 2025. Diantaranya di Kecamatan Rembang, Wonorejo, Sukorejo, Purwosari, Prigendan Rejoso. Akibatnya, sedikitnya 56 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

"Kemarin juga terjadi angin kencang di wilayah Kecamatan Beji, Bangil, Kejayan. Total ada 17 rumah rusak. Ini masih kami lakukan assessment. Angin kencang juga mengakibatkan 7 pohon tumbang di ruas jalan besar dan sudah kami evakuasi," katanya.

Lantas bagaimana dengan upaya penanggulangannya? Kata Sugeng,  BPBD Pasuruan telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Berikut dengan kegiatan kedaruratan yang dilakukan pasca terjadinya bencana.   

"Dalam hal penanggulangan bencana angin kencang, kami intens melakukan kegiatan kedaruratan. Seperti melakukan evakuasi pohon tumbang dan membagikan bantuan sosial kepada warga terdampak, khususnya yang rumahnya rusak. Misalnya makanan siap saji, makanan tambahan gizi, biskuit, matras, family kit. Sumber anggaran dari APBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Provinsi Jawa Timur dan BNPB," jelasnya.


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Desa Tambaklekok 29 Tahun Lestarikan Ski Lot Jadi Agenda Wajib di Hari Ketujuh Lebaran

Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasurua...

Article Image
Tinjau Banjir Kedungringin. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto Acungi Jempol Pemkab Pasuruan Bangun Shelter dan Terus Penuhi Kebutuhan Kedaruratan Warga

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto berku...

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...