Ski Lot, tradisi masyarakat Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan yang digelar setiap hari ketujuh Lebaran, terus dilestarikan sampai sekarang.
Seperti yang terlihat pada Sabtu (28/3/2026) siang misalnya. Ribuan warga memadati area tambak yang dipakai sebagai arena lomba.
Mereka tak hanya ingin menyaksikan adu kecepatan setiap peserta dalam mencapai garis finish, namun menikmati hiburan khas masyarakat lokal semacam musik dangdutan hingga stan-stan makanan minuman yang dijajakan di sekitar arena lomba.
Salah satu peserta festival ski lot, Fahri mengaku sudah beberapa kali mengikuti lomba ski lot. Bahkan sering meraih juara meskipun harus menguras tenaga extra.
"Alhamdulillah tahun ini juara satu. Syukur sekali karena sebenarnya capek sekali karena harus mengayuh di dalam lumpur," ungkapnya.
Fahri adalah satu dari puluhan peserta festival ski lot yang antusias mengikuti event tahunan ini. Kepala Desa Tambaklekok, Muhammad Djamil menjelaskan keikutsertaan peserta di tahun ini lebih banyak bila dibandingkan tahun lalu, yakni dari 16 peserta menjadi 24 peserta. Hal itu disebabkan jumlah hadiah yang diberikan untuk para pemenang, juga lebih banyak.
"Pesertanya dari tiga desa yaitu Tambaklekok, Jatirejo dan Pasinan. Jumlah peserta tahun ini lebih banyak dari tahun lalu karena hadiahnya juga lebih banyak," jelasnya.
Selain ski lot, panitia juga menggelar lomba dayung atau balap perahu sampai lomba tarik tambang untuk memerihkan Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah.
"Sebelumnya juga ada lomba karaoke, dan besok ada lomba balap perahu. Yang penting meriah," singkatnya.
Ke depan, Pemdes Tambaklekok berharap ada bantuan pembangunan pagar di sekitar tambak. Sehingga warga tak perlu harus membuat pagar bambu ketika acara berlangsung.
"Mudah-mudahan tahun depan bisa dikasi bantuan pagar untuk tambak supaya lebih rapi dan warga gak usah lagi pasang bambu," imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori mengaku senang sekali bisa menghadiri sekaligus memberangkatkan peserta lomba ski lot.
Ia pun tak menyangka bahwa tradisi ski lot ternyata sudah dilaksanakan sejak tahun 1987 alias 29 tahun.
"Mewakili Bupati Rusdi, kami mengapresiasi langkah Pemdes Tambaklekok yang sudah 29 tahun melestarikan tradisi ski lot ini," ucapnya.
Dengan terus dilestarikan, Gus Shobih Asrori berharap tradisi turun temurun ini semakin dikembangkan hingga mempunyai inovasi yang baru di setiap tahunnya.
"Pengembangan wisata bisa ditingkatkan terus ditambah inovasi supaya masyarakat gak bosan datang ke sini," harapnya. (emil)
Komentar