Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Di Kabupaten Pasuruan, Sekarang Ada Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan

Gambar berita
13 Desember 2019 (12:40)
Pelayanan Publik
4063x Dilihat
0 Komentar
admin

Sekarang, di Kabupaten Pasuruan ada Rumah Perlindungan Pekerja Khusus Perempuan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu pilot project (proyek percontohan) pembentukan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di Kawasan Industri.

Peresmian rumah khusus tersebut dilakukan oleh Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Prof. dr. Vennetia R. Danes, di Kawasan PIER, Raci Bangil, Kamis (12/12/2019). Selain Vennetia, hadir pula Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dan undangan lainnya.

Menurut Vennetia, keberadaan rumah perlindungan bagi pekerja perempuan sangat penting untuk bisa memberikan wadah sekaligus sharing solution jika terjadi kasus kekerasan maupun pelecehan seksual dalam pekerjaan.

“Rumah Perlindungan ini adalah sebagai wadah untuk ada saluran bagi mereka menyampaikan keluhan ataupun permasalahan yang dihadapi saat bekerja. Khususnya kejadian kekerasan maupun pelecehan di dalam pekerjaan,” kata Vennetia dalam sambutannya.

Dikatakannya, pekerja perempuan memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pekerjaan. Hal ini seperti yang telah diatur dalam UUD 1945. Karena itulah, tidak boleh ada perlakuan diskriminatif terhadap pekerja perempuan.

Sayangnya, di lapangan banyak persoalan-persoalan yang merugikan pekerja perempuan. Mereka kerap tidak memperoleh hak-hak dalam bekerja seperti seharusnya. Seperti hak cuti karena hamil dan hak lainnya.

Tak jarang pula, pekerja perempuan mendapatkan pemberlakuan jam kerja yang tak menentu. Mereka kerap mendapatkan perlakuan beda dibandingkan pekerja laki-laki yang arahnya justru mendiskriminatifkan pekerja perempuan.

Bahkan pekerja perempuan juga rentan menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja.

 “Namun selama ini, kebanyakan mereka tidak mengadu. Bisa jadi karena takut atau bingung bingung untuk mengadu ke siapa dan di mana tempat mengadu tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Vennetia menegaskan bahwa kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang dialami pekerja perempuan di Indonesia terbilang cukup tinggi. Meskipun sampai kini belum ada data real terkait jumlah kasus, tapi setidaknya rumah perlindungan bisa menjadi tempat curhat.

“Kami menyadari bahwa tingkat kekerasan dan pelecehan masih tinggi di Indonesia, dan di beberapa sentra industri yang merekrut dan mempekerjakan perempuan, kejadian tersebut tak dapat dihindari. Kebanyakan mereka malu atau bahkan takut untuk melaporkan. Inilah pentingnya rumah perlindungan ini. Kita ubah stigma ini agar mereka berani untuk menyampaikan apa yang tengah terjadi dengan mereka,” ujarnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Satu Rumah Warga di Wonorejo Roboh Dihantam Angin Kencang. BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Salah satu rumah warga di Desa Karangjatianyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pa...

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...