Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tunggu Uji Lab Penyebab Puluhan Babi Mati Mendadak di Desa Sedaeng dan Wonokitri

Gambar berita
10 Februari 2025 (09:42)
Kesehatan
8841x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan belum dapat menyimpulkan penyebab kematian mendadak puluhan ekor babi di Desa Sedaeng maupun Desa Wonokitri.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah menegaskan, pihaknya masih melakukan pengambilan sampel darah pada beberapa ekor babi milik warga dua desa tersebut. Hasilnya baru diketahui melalui uji lab pada rentang waktu 5-7 hari ke depan.

"Hari ini kita ambil sampel darah untuk kita uji labkan. Hasilnya nggak sampai seminggu, Insya Allah sudah keluar," kata Alfiah, usai monitoring ke Desa Sedaeng dan Wonokitri, Senin (10/2/2025).

Dijelaskan Alfiah, kebanyakan babi-babi yang dipelihara warga di Wonokitri maupun Sedaeng dibeli dari para pedagang Malang. Ditakutkan, babi-babi tersebut menularkan virus African Swine Fever (ASF) seperti yang pernah terjadi pada tahun 2021 silam.

"Kalau di Malang khan memang ASF yang menyerang babi di sana. Dikhawatirkan virus yang sama kemudian ditularkan ke babi-babi milik warga Sedaeng dan Wonokitri," jelasnya.

Lebih lanjut Alfiah mengatakan, belum ada vaksin yang tersedia untuk babi. Hanya saja, untuk mengantisipasi semakin bertambahnya jumlah babi yang mati, pihaknya memberikan obat-obatan serta melakukan desinfektan pada sejumlah kandang babi milik warga.

"Kalau vaksin masih belum ada. Kita cuma ngasi obat-obatan dan penyemprotan desinfektan ke beberapa kandang babi yang kita sampling tadi," imbuhnya.

Dengan kematian puluhan babi, Alfiah menghimbau warga sekitar untuk rajin membersihkan kandang, serta memberikan vitamin agar babi yang dipeliharanya memiliki kekebalan. Terlebih bersamaan dengan musim penghujan ekstrim yang disertai angin kencang.

"Rajin-rajin desinfeksi kandang. Jangan lupa vitamin untuk daya tahan tubuh hewan," pungkasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...