Gus Irsyad, demikian biasanya orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan familiar disapa, sangat mendukung Diseminasi Optimalisasi Lokal Untuk Pencegahan Stunting. Menurutnya, dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Aula KH. Achmad Djufri Graha NU tersebut sangatlah tepat dan sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten dalam menurunkan angka prevalensi stunting.
Adalah gerakan KASIH BERSANDING MESRA, akronim dari Keluarga Bersih Bersama Sadari Stunting Menuju Masyarakat Sejahtera yang saat ini intens digencarkan pelaksanaannya di masyarakat. Baik yang dilakukan secara preventif maupun tahapan manajemen penanggulangannya. Muaranya tidak lain sebagai upaya percepatan penurunan kasus stunting di Kabupaten Pasuruan hingga nol kasus.
"Kami berterimakasih sudah menghadirkan acara edukasi penting dan sangat menarik sebagai media edukasi bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pasuruan punya program yang sesuai dengan tujuan acara kita hari ini yaitu gerakan KASIH BERSANDING MESRA," ungkap Bupati dengan bersemangat.
Ditambahkan Kepala Daerah, meski prevalensi penurunan angka stunting sudah turun, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Perangkat Daerah terkait terus gencar memaksimalkan capaian program. Berdasarkan data empiris di lapangan, semuanya dilakukan secara simultan dan tertarget.
"Terlebih kami uga sudah mempunyai data-data sebarannya. Mulai dari pasangan yang buah hatinya rentan mengalami stunting, bahkan calon bayi yang belum lahir yang terindikasi berpotensi stunting,' tegasnya dalam forum yang diadakan secara hybrid dengan menghadirkan beberapa narasumber berkompeten di bidangnya tersebut.
Lebih lanjut, dalam forum diskusi yang membahas tuntas tentang pengolahan makanan lokal sebagai upaya preventif pencegahan stunting tersebut, Gus Irsyad juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh peserta kegiatan. Seraya menyatakan dukungan penuhnya kepada para ibu yang terus berjuang dalam memberikan asupan gizi bagi keluarga tercintanya.
"Maturnuwun untuk seluruh peserta, para ibu yang sudah berkenan hadir dalam acara yang luar biasa ini. Karena sejatinya, Panjenengan semua adalah pahlawan sesungguhnya dalam penanganan stunting di Kabupaten Pasuruan. Caranya, sudah pasti dengan menciptakan keluarga yang sehat," ujar Bupati di akhir arahannya pada hari Sabtu (12/8/2023) siang. (Eka Maria)
Komentar