Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perhubungan tahun ini mengajukan anggaran untuk pembenahan sekaligus pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan Bangil - Pandaan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Eka Wara Brehaspati mengatakan pengajuan anggaran tersebut dilakukan melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 .
Tak tanggung-tanggung, dana sebesar Rp 10 miliar pun telah diajukan untuk membenahi dan memasang PJU di sepanjang jalur penyangga kawasan ibu kota tersebut. Alasannya tak lain menyikapi kondisi ruas jalan yang gelap dan sangat berpotensi meningkatkan kerawanan kriminalitas saat malam hari.
"Nanti akan kami ajukan melalui P-APBD tahun 2025, karena memang kondisi jalan yang minim penerangan saat malam hari yang berpotensi pada peningkatan tindak pidana kriminalitas," kata Eka di sela-sela kesibukannya, Senin (12/5/2025).
Dijelaskannya, pengajuan anggaran ini didasari oleh urgensi yang telah lama dirasakan masyarakat. Terlebih perbaikan PJU di ruas Bangil-Pandaan juga lama tidak dilakukan.
"Ruas Bangil-Pandaan ini cukup lama tidak ada perbaikan PJU. Banyak yang rusak, sehingga kondisinya gelap gulita di malam hari," ujarnya.
Lebih lanjut, Eka Wara menjelaskan bahwa anggaran Rp 10 miliar yang diajukan tersebut tidak hanya mencakup biaya pelaksanaan pemasangan dan perbaikan PJU. Tapi juga meliputi perencanaan, pengawasan sampai hal teknis lainnya.
"Anggaran total itu sudah termasuk perencanaan, pengawasan, hingga pelaksanaan fisik di lapangan," terangnya.
Seperti diketahui, ruas Bangil-Pandaan sendiri merupakan arteri penting yang menghubungkan pusat pemerintahan Kabupaten Pasuruan di Bangil dengan kawasan industri dan pariwisata di Pandaan.
Intensitas lalu lintas di jalur ini terbilang tinggi, tak hanya kendaraan pribadi dan roda dua, tetapi juga truk-truk besar yang mengangkut logistik. Maka dari itu, apabila fasilitas PJU dilengkapi, maka pengguna jalan pun akan nyaman berkendara.
"Kondisi PJU yang berfungsi optimal tentu akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, meminimalisir potensi kecelakaan akibat keterbatasan visibilitas di malam hari, sekaligus meredam kekhawatiran akan ancaman kriminalitas," kata Eka. (emil)
Komentar