Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Diskusi Panel Temu INOVASI Bahas Pentingnya Literasi dan Numerasi

Gambar berita
24 Juni 2019 (16:24)
Pendidikan
3240x Dilihat
0 Komentar
admin

Selain menyajikan pameran beragam produk dari Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) yang dihasilkan Gugus Seolah (Guslah) di lima Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, Temu INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) yang diselenggarakan hari ini, Senin (24/6/2019) juga menggelar diskusi panel tematis literasi pendidikan. Hadir sebagai pembicara, dua ahli di bidang pendidikan yaitu Rachmawati dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya yang membidangi program literasi dan Moch. Sodikin dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) yang membidangi program numerasi.

Rachmawati menyampaikan, program literasi yang diterapkannya di 10 Sekolah Dasar di Kecamatan Rejoso mengaplikasikan materi yang diperolehnya dari Kanada. Implementasi program literasi ini seharusnya bukan sekedar sebagai pembelajaran saja tapi seharusnya bisa menjadi habit/ kebiasaan guru dalam mendidik siswa. Menurutnya, literasi akan berkembang bila ada kemauan dan konsistensi.

Sedangkan Sodikin menyatakan bahwa selama ini ia mengembangkan metode Bengkel Literasi yang diadopsinya dari Belanda untuk membenahi salah persepsi dalam pembelajaran matematika atau berhitung. Oleh karenanya, Bengkel Literasi menerapkan PMRI (Pendidikan Matematika Realistis Indonesia) dengan menggunakan media dan alat yang ada di lingkungan sekolah. Berikut mengembangkan buku cerita yang berbasis matematika.

Dalam forum kegiatan yang mengusung tema “Temu INOVASI Kabupaten Pasuruan Dalam Rangka Mendukung Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga” yang digelar di Aula Lantai 3 Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan tersebut, Provincial Manager INOVASI Jawa Timur, Silvana Erlina berharap kepada seluruh peeserta agar tetap menerapkan produk-produk pembelajaran yang dihasilkan dari program INOVASI. Sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan pendidik dalam memberikan pemahaman kepada siswanya.

“Tingkatan pertama yang harus dilalui oleh seorang tenaga pendidik dalam mendidik siswa adalah menekankan siswa untuk menjadi pendengar yang baik. Setelah menjadi pendengar yang baik, arahkan siswa untuk menceritakan hal-hal yang sudah didengarnya. Setelah itu, arahkan siswa untuk belajar menuliskan ceritanya sendiri dan belajar membacanya”, ujarnya.

Sebelum secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Mudjib Imron, peserta dan tamu undangan terlebih dahulu mengunjungi stan pameran yang menampilkan beragam produk INOVASI berupa alat bantu belajar dari Gugus Sekolah (Guslah). Diantaranya, Guslah Kecamatan Purwosari, Pohjentrek, Rejoso, Nguling dan Lekok. (Dewi+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...