Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Disnaker Kabupaten Pasuruan Berdayakan Warga Desa Melalui Mobile Training Unit

Gambar berita
21 Oktober 2025 (13:56)
Pemerintahan
1164x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Selain menggelar pelatihan di dalam UPT LKD, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan juga jemput bola melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi Gelombang 2 Mobile Training Unit (MTU) ke desa-desa.

Total ada 7 desa yang telah menerima program ini, diantaranya Desa Bulukandang, Kecamatan Lumbang. Kemudian Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan; Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo; Desa Dompo, Kecamatan Kraton, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang dan lainnya. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Heru Farianto mengatakan, tujuan digelarnya MTU tak lain untuk memfasilitasi para warga yang hingga kini masih belum mendapatkan pekerjaan.

Prakteknya, pihak pemerintah desa terlebih dulu mengusulkan jenis pelatihan yang diberikan kepada Disnaker. Setelah itu barulah dilakukan verifikasi hingga pelaksanaan pelatihan itu sendiri. 

"Kita menjemput bola, kita latih masyarakat untuk mengikuti pelatihan di balai desa atau tempat yang telah disepakati bersama. Sesuai permohonan desa, minat dan bakat masyarakat, dikelompokkan sehingga kami siapkan mentor dan kirim ke desa," kata Heru di sela-sela kesibukannya, Selasa (21/10/2025).

Selain diberikan materi teknis terkait dengan kejuruan pelatihan yang akan di berikan oleh instruktur, peserta juga di bekali keterampilan Softskill terkait Kewirausahaan.

Kata Heru, kegiatan sudah berjalan dengan alokasi pelatihan selama 30 hari kalender. Dimana per paket terdiri dari 16 orang peserta pelatihan.

"Seperti di Desa Kedungpengaron Rembang ada pelatihan membatik yang telah kami berikan kepada warga di sana," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Kepala UPT LKD, Muhammad Farid Ardiansyah menambahkan pelatihan MTU meliputi pelatihan membatik, menjahit pakaian, processing hasil makanan minuman, serta pembuatan roti dan kue.

Selama mengikuti MTU, para peserta mendapatkan banyak fasilitas mulai dari pengganti uang transport, seragam olahraga, sepatu, tas dan peralatan ATK, bahan praktik hingga asuransi ketenagakerjaan.

"Sama dengan pelatihan di BLK Rejoso. Cuma beda tempatnya saja," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Jadi Fokus Utama

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Na...

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...