Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Disperindag Kabupaten Pasuruan Imbau Pedagang Tak Naikkan Harga Minyakita Di Atas HET

Gambar berita
11 Juli 2024 (10:09)
Ekonomi
1714x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Meski belum ada ketetapan resmi dari Pemerintah, namun harga minyak goreng kemasan rakyat (Minyakita) sudah naik duluan. Bahkan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Fakta ini terjadi hampir di semua pasar di daerah, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Rata-rata seluruh pedagang menaikkan harga minyakita di atas Rp 14 ribu.

Di Pasar Bangil, semua pedagang kompak menjualnya di kisaran Rp 15 ribu-Rp 16 ribu per 1 kilogram. Begitu pula di Pasar Pandaan, kios-kios yang menjual minyakita juga melakukan hal yang sama.

Alasannya, mereka kulakan minyakita pada sales-sales yang mendatanginya dengan harga di atas  HET.

"Lah jualnya Rp 14.200, kalau saya jual Rp 14 ribu ya rugi dong," ungkap Murti, salah seorang pedagang di Pasar Bangil.

Terhadap fakta itu, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) hanya bisa menghimbau agar pedagang tetap menunggu keputusan pemerintah menaikkan HET minyakita.

"Kami himbau untuk para pedagang tetap menunggu keputusan resmi dari Pemerintah. Barulah silahkan menaikkan harga minyakita, tapi kalau sekarang jangan dulu," kata Analis Perdagangan Disperindag Kabupaten Pasuruan, Subakti Utoma mewakili Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu saat melakukan monitoring Minyakita di beberapa pasar daerah, Kamis (11/7/2024).

Dikatakan Subakti, naiknya harga  di tingkatan pedagang akhirnya membuat pasokan minyakita semakin menipis. Hampir 60% dari jumlah pasar di Kabupaten Pasuruan, stok minyakita sudah sangat berkurang.

"Contohnya di satu toko yang biasanya ada empat sampai lima kardus, sekarang tinggal satu kardus saja," singkatnya.

Selain jumlah barangnya yang terbatas, Disperindag menurut Subakti juga menduga ada pihak spekulan yang memanfaatkan momentum tersebut.

Untuk itu, pihaknya meminta para konsumen untuk bijak dalam membeli. Jika harga Minyakkita menyentuh level Rp17 ribu per liter, hendaknya tidak dibeli dan memilih membeli minyak goreng dengen merek lain yang masuk kategori minyak goreng premium.

"Kalau memang dirasa naik dan harganya sampai Rp 17 ribu, maka mending beli minyak goreng yang kemasan premium saja, hampir sama harganya," himbaunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Apresiasi BPK dan DPR RI Ajak Kepala Desa Pahami Pengelolaan Dana Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat...

Article Image
Efisiensi Penyerapan DBHCHT, Mas Rusdi Minta Alokasi 2026 Harus Banyak Inovasi Sosialisasi

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bagi Has...

Article Image
Kumpulkan Kepala Pasar. Mas Rusdi Tegaskan Aset Daerah yang dikelola Oknum Tak Bertanggung Jawab Harus Ditertibkan

Pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia, harus dija...

Article Image
Serahkan SK Tugas Tambahan Kepala Puskesmas. Bupati Rusdi : Kepala Puskesmas Itu Harus Aware, Pintar Manajerial dan Berdedikasi Tinggi

Sebanyak 32 dokter di Kabupaten Pasuruan menerima SK Tugas Tambahan Kepala Puske...

Article Image
Serahkan SK Kepala Puskesmas, Bupati Rusdi Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Prima

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuru...