Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Disperindag Kabupaten Pasuruan Latih Para Janda Membuat Hantaran Pengantin

Gambar berita
29 November 2018 (17:31)
Ekonomi
3528x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 20 janda di Komplek Arba’in (Kampung Janda), Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil mengikuti pelatihan pembuatan hantaran pengantin, Kamis (29/11/2018).

Pelatihan tersebut difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, dan dilaksanakan selama 5 hari berturut-turut, yakni mulai 25-29 November 2018.

Heru Hermandi, Kabid Industri Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, hantaran pengantin biasanya berbentuk parsel berisi buah-buahan ataupun peralatan rumah tangga yang dihias. Dan untuk pelatihan ini, seluruh bahan menggunakan barang bekas seperti karton dan sejenisnya.

“Kita manfaatkan barang bekas supaya mereka bisa memahami bahwa apapun bisa dilakukan, termasuk karton yang tidak terpakai, asalkan masih dalam kondisi bagus, bisa disulap menjadi sesuatu yang indah seperti hantaran pengantin yang kita lihat hari ini,” kata Heru di sela-sela pelatihan.

Ditegaskan Heru, alasan memberdayakan para janda tak lain sebagai bagian dari kepedulian Pemkab Pasuruan yang memberikan pemerataan kesempatan kepada setiap anggota masyarakat, khususnya mereka-mereka yang ditinggal mati oleh suaminya. Sehingga diharapkan dapat memberikan keahlian yang bisa dijadikan usaha untuk menghasilkan pendapatan tambahan.

“Pas untuk bisa membuat mereka menjadi pribadi yang mandiri setelah ditinggal pergi suami untuk selama-lamanya. Mereka bisa memiliki uang sendiri untuk masa depan dia dan keluarganya,” imbuhnya.

Heru juga berharap, selain menghasilkan uang, keahlian yang didapat dari pelatihan adalah dapat membantu warga dalam membuat hantaran pengantin bagi sanak familinya sendiri.

"Para peserta yang bisa menerapkan pelatihan ini nantinya bisa membantu lingkungannya atau keluarganya dalam membuat hantaran," ujarnya kepada Suara Pasuruan.

Sementara itu, salah satu peserta Reni (43) mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan semacam itu, dan merasakan betul manfaatnya.

"Ini pertama kalinya saya mengikuti pelatihan hantaran pengantin. Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena dilain waktu kalau sudah bisa dapat membantu orang. Mudah-mudahan ilmunya nanti bisa menularkan ke yang lain," ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Asyiknya Wisata Petik Jeruk di Desa Wonosari, Tutur

Kecamatan Tutur dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Pasuruan yang ka...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bentuk Tim Fasilitasi TJSL BU

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Bapperida menggelar Sosialisasi Tahap Il P...

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...