Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dukung Jatim 100% Stop BAB Sembarangan, Pemkab Pasuruan Targetkan Semua Desa/Kelurahan ODF Tahun Ini

Gambar berita
28 Maret 2024 (10:30)
Kesehatan
2147x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama 7 Pemkab/Pemkot di Jawa Timur menandatangani komitmen bersama menuju Provinsi Jawa Timur 100 Persen Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Tahun 2024.

Penandatanganan tersebut dilaksanakan di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (28/3/2024) dan didahului oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono. Sedangkan Pemkab Pasuruan diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko. 

Menurut Yudha, Pemprov Jatim pada tahun ini menargetkan capaian SBS bisa 100% hingga ditingkatan desa dan kelurahan se-Jawa Timur. Termasuk di Kabupaten Pasuruan. 

"Kalau tadi saya menyimak paparan dari Dinkes Provinsi Jawa Timur, sekarang ini capaian SBS desa/kelurahan pada Desember 2023 lalu sudah mencapai 92,19 %. Dan tahun ini ditargetkan 100%. Makanya kita juga harus bisa mencapai target itu," kata Yudha, usai acara dilaksanakan. 

Usai dilakukan penandatanganan komitmen dilanjutkan pula dengan dialog membahas percepatan SBS di delapan kabupaten/kota tersebut. 

Menurut Yudha, Kabupaten Pasuruan masih masuk dalam kategori berstatus Kabupaten Buang Air Besar Sembarangan (BABS) bersama 7 Kota/Kabupaten lain seperti Kabupaten Sidoarjo, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Situbondo.

Dengan fakta tersebut, maka tahun ini Pemkab Pasuruan menargetkan seluruh desa di Kabupaten Pasuruan 100% ODF. 

"Sesuai yang disampaikan Bapak Pj Bupati Pasuruan bahwa tahun ini Insya Allah Kabupaten Pasuruan menyandang Kabupaten ODF," singkatnya. 

Saat ditanya berapa desa di Kabupaten Pasuruan yang masih belum ODF (open defecation free), Yudha menegaskan bahwa tersisa 26 desa belum ODF. Sedangkan dari 365 desa/kelurahan se-Kabupaten Pasuruan, sebanyak 339 desa/kelurahan sudah 100% ODF. 

"Insya Allah tahun 1ni bisa 100 persen ODF, dan bulan Juni Deklarasi Kabupaten ODF. Mohon doanya saja," imbuhnya. 

Lebih lanjut Yudha menegaskan bahwa banyak upaya yang dilakukan terutama dukungan dari Pimpinan Daerah, Stakeholder, CSR Perusahaan dalam mewujudkan Kabupaten Pasuruan sebagai Kabupaten ODF. 

"Kalau detail kegiatan ya banyak sekali, karena kolaborasi antar OPD, support dari Forpimda, termasuk CSR Perusahaan yang sama-sama berkomitmen untuk menjadikan desa/kelurahan se-Kabupaten Pasuruan menjadi ODF," tutupnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...