Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

E-BOOK, DIANTARA INOVASI PERPUSTAKAAN DI ERA DIGITAL

Gambar berita
12 April 2017 (11:20)
Pelayanan Publik
4235x Dilihat
0 Komentar
admin

Agar keberadaan perpustakaan tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pustakawan harus mampu berinovasi mengembangkan digitalisasi perpustakaan. Harapannya, ada peningkatan minat baca masyarakat. Demikian disampaikan Akhmad Sukardi Sekdaprov Jatim menyikapi tantangan yang dihadapi perpustakaan yang saat ini semakin berat.     

Menurutnya, diantara inovasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat yakni melengkapi fasilitas perpustakaan dalam bentuk E-Book dan layanan peminjaman jarak jauh. Sehingga masyarakat lebih tertarik untuk datang dan memanfaatkan perpustakaan sebagai wahana sumber bacaaan.

“Pengembangan perpustakaan memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa, melalui peningkatan minat dan budaya baca. Karena dengan semakin meningkatnya kecerdasan maka kesuksesan akan mudah didapat. Dengan inovasi yang dibuat tersebut semoga bisa meningkatkan minat baca masyarakat”, jelasnya.

Inovasi lainnya yang dapat dilakukan oleh lembaga perpustakaan yakni melalui kajian minat baca masyarakat. Kata Sukardi, hal itu dapat dilakukan dengan mengukur tingkat budaya membaca atau  indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan perpustakaan di Jatim. Upaya ini penting diterapkan, mengingat berdasar survei UNESCO, indeks minat baca bangsa Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara lainnya.

Jika hal tersebut dilakukan maksimal, Sukardi optimis, perpustakaan dapat menjadikannya sebagai wahana belajar yang efektif. Output-nya, bisa mendidik menjadi manusia mulia, kreatif dan bertanggungjawab.

“Pengembangan perpustakaan memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasan bangsa, melalui peningkatan minat dan budaya baca. Karena dengan semakin meningkatnya kecerdasan maka kesuksesan akan mudah didapat. Faktanya, meskipun perpustakaan memberi manfaat besar namun keberadaannya masih bersifat parsial, Karena belum menjangkau semua segmen masyarakat di Jatim. Masih 3.135 desa yang mendapat bantuan perpustakaan, dimana jumlahnya belum seimbang dengan jumlah total desa di Jatim yang mencapai 8.501 desa”, pungkasnya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...