Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Goa Jalmo di Desa Cendono. Masuk 500 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023

Gambar berita
12 Oktober 2023 (08:41)
Pariwisata
3932x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Desa Cendono di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan memiliki pesona peninggalan belanda yang sayang kalau tidak dikunjungi.

Namanya adalah Wisata Coban Goa Jalmo yang berada di Dusun Jatikauman.

Tempat wisata ini sudah dikelola menjadi destinasi wisata sejak tahun 2018 oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Desa Cendono dan bekerja sama dengan karang taruna, pemuda IPNU IPPNU, Pramuka dan Pemuda warga sekitar.

Namanya juga goa, jadi begitu datang ke sana, para pengunjung pasti penasaran seperti apa bentuknya. Setelah tiba, langsung disambut dengan air terjun yang berair jernih. 

Konon katanya goa dan air terjun tersebut memiliki sejarah mistis. Yakni turun temurun dijadikan tempat persembunyian penduduk pribumi dari penjajah belanda.

Hal tersebut dibenarkan oleh Suliswanto selaku Ketua Pokdarwis Desa Cendono.

Menurutnya, Gua Jalmo adalah peninggalah turun temurun dari nenek moyang di Desa Cendono sebagai tempat persembunyian para pejuang dari serangan penjajah. 

Goa ini memiliki daya magis alias unsur mistis yang berkembang di masyarakat. Yaitu seekor ular berkepala manusia yang bertapa di dalam gua jalmo tersebut.

Dinamakan Goa Jalmo, sebab ular ini disebut ular yang menjelma. Sehingga itulah yang membuat orang-orang terdahulu menamainya Goa Jalmo atau dari kata "Ëœmenjelma' yaitu ular yang menjelma.

"Makanya dinamakan ular yang menjelma yang menjadikan nama gua ini adalah gua jelma an atau jelmo," ungkapnya. 

Goa Jalmo berlokasi di bawah lahan pertanian rumput gajah dan di sekelilingnya terdapat pepohonan dengan banyak akar dan memiliki Curug (Air Terjun) sekaligus gua. Tepatnya, berada di tepi bebatuan.

Karena unik, tempat ini lantas banyak dikunjungi orang. Dan selama tiga tahun terakhir, tempat itu makin banyak dikunjungi wisatawan.

"Lokasi ini jadi tempat wisata di desa kami sudah berjalan tiga tahun terakhir. Pengelolanya Pokdarwis, juga para pemuda yang tergabung dalam karang taruna," jelasnya pak Suliswanto.

Untuk guanya sendiri, memiliki ukuran Panjang dan lebar kurang lebih 2 meter dan memiliki tinggi 1,5 meter.

Saat masuk ke dalam Goa Jalmo memiliki jalur tembusan menuju ke Curug dengan panjang lubang sekitar 4 meter. Sedangkan tinggi dan lebarnya masing-masing hanya satu meter.

"Dinding gua sekelilingnya berupa bebatuan, pada permukaan atasnya terdapat rembesan air. Untuk masuk ke dalam, aman," terang Doni, anggota POKDARWIS sekaligus pemuda asal desa setempat. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...