Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Gubernur dan Bupati se-Jatim Tanda Tangan Komitmen Anti Korupsi Bersama KPK

Gambar berita
08 Maret 2018 (12:47)
Pemerintahan
3839x Dilihat
0 Komentar
admin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi dan penandatanganan komitmen bersama Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi dilakukan di Gedung Grahadi, Surabaya, Rabu (7/3).

Acara yang dihadiri pimpinan KPK Laode M. Syarif, Inspektorat Kementrian Dalam Negeri, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) RI, juga Bupati dan Wali Kota hingga DPRD se-Jatim ini diharapkan Pemerintah Daerah di lingkup Pemerintahan Provinsi Jatim bersih dari segala bentuk korupsi. Mengingat akhir-akhir ini sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) terjerat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Menurut Gubernur Jatim, Soekarwo di dalam penyelenggara pemerintahan terdapat banyak wilayah rawan korupsi, seperti halnya pada tahap penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pengelolahan pajak dan retribusi, pengadaan barang dan jasa, perizinan, belanja hibah, dan bantuan sosial, serta biaya perjalanan dinas.

Guna menanggulangi hal ini, pria yang akbrab disapa Pakde Karwo ini berupaya untuk mengubah kebiasaan antre korupsi menjadi anti korupsi. “Saya berusaha untuk mengubah kebiasaan antre korupsi jadi anti korupsi, untuk itu kami (Pemerintah Provinsi Jatim) mengadakan penandatanganan komitmen bersama untuk program pemberantasan korupsi yang terintegrasi,” kata Pakde Karwo.

Sementara itu, menurut Sekretaris Irjen Kemendagri, Sutejo menyampaikan indek persepsi korupsi Indonesia masih di angka 37, dalam Kawasan asia berada di urutan 5 di bawah Singapura dan Malaysia. “Dalam catatan kemendagri pintu awal kegegalan manajemn pemenrintahan dan menjadi pintu awal korupsi di daerah adalah inkonsistensi antara dokumen perencanaan dengan penganggaran,” ungkap Sutejo.

Pimpinan KPK Laode M Syarif mengungkapkan bahwa Jatim jauh lebih lebih siap dari pada provinsi lainnya, terkait pencegahan intervensi pengadaan barang dan jasa. Pihaknya juga turut menudukung langka strategis yang dilakukan oleh Pemprov Jatim yang dilanjutkan pada 38 Pemkot/Pemkab dibawahnya yaitu penguatan atas pengawasan manajemen. Selain itu juga penguatan kewenangan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) serta optimalisasi e-planning dan e-budgeting.

Pimpinan lembaga anti rasuah ini berpesan agar setiap penyelenggara negara mampu menjadi KPK di dalam dirinya sendiri sehingga mampu menyaring tindak korupsi di dalam pemerintahan, “jika ada kesengajaan terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) serta mendapati adanya grativikasi, maka wajib dilaporkan,” tegasnya.

Usai sejumlah sambutan, acara dilanjutkan dengan tanda tangan komitmen bersama. Selain Pakde Karwo, pihak yang menekn diantaranya bupati dan walikota se-Jatim, ketua DPRD se-Jatim Kapolda dan Kejati Jatim.

Sementara itu forkopimda Kabupaten Pasuruan, penandatangan komitmen diwakili oleh Ketua DPRD, Sudiono Fauzan didampingi Sekretaris Daerah, Agus Sutiaji. (ilm)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...