Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Akan Perketat Aktifitas Masyarakat Yang Menimbulkan Kerumunan

Gambar berita
21 September 2020 (15:27)
Kesehatan
4725x Dilihat
0 Komentar
admin

Lantaran jumlah kasus Covid-19 semakin meningkat plus masih ditetapkan sebagai Kawasan Zona Merah di Jawa Timur, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan akan kembali melakukan pengetatan terhadap segala aktifitas di masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan massa.

Pengetatan tersebut akan dilakukan selama 14 hari ke depan dengan tujuan dapat menekan semakin meluasnya penyebaran virus corona di Kabupaten Pasuruan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, HM Irsyad Yusuf melalui Anang Saiful Wijaya selaku Sekretaris Gugus Tugas mengatakan, pengetatan kegiatan aktifitas masyarakat diberlakukan untuk kegiatan yang bersifat perseorangan maupun pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum.

“Berdasarkan data peta persebaran Covid-19 Provinsi Jawa Timur pertanggal 12 September 2020, Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu dari 4 daerah yang masuk dalam zona merah. Maka dari itu, kita akan kembali perketat seluruh kegiatan masyarakat yang rentan menjadi penyebab penularan Covid-19,” kata Anang di sela-sela kesibukannya, Senin (21/09/2020).

Dijelaskannya, untuk perorangan, masyarakat diwajibkan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan 5 M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meningkatkan daya imun dan memperbanyak berdoa. Selain itu, penerapan perilaku Pola Hidup Bersih dan sehat ( PHBS ) harus selalu ditegakkan.

Sedangkan untuk pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum  harus melaksanakan ketentuan yang sudah ditetapkan. Diantaranya menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Meningkatkan daya imun dan Memperbanyak Do’a) ; menerapkan perilaku Pola Hidup Bersih dan sehat ( PHBS ), menyediakan tempat cuci tangan dan petugas pemeriksa suhu badan ; mengatur jadwal atau jam kerja.

Sedangkan untuk rumah makan dan restoran, diminta untuk tidak melayani makan ditempat. Melainkan hanya melayani pembelian Take Away (dibungkus). Begitu pula untuk masyarakat yang ingin menggelar hajatan (resepsi pernikahan, pentas music, selamatan dan kegiatan lain yang bisa mengundang banyak orang), diminta untuk menunda sementara waktu.

“Termasuk untuk Hotel dan penginapan lainnya, apabila ada tamu yang bermalam sampai tiga hari, maka wajib dirapid dan atau swab,” singkatnya.

Termasuk di dalamnya adalah kegiatan madrasah diniyah, Anang menegaskan bahwa seluruh kegiatan tersebut tak harus dilakukan dengan bertatap muka.

“Ini demi kebaikan bersama. Demi dapat menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan yang semakin meningkat, meskipun jumlah pasien yang sembuh juga terus bertambah,” tutup Anang kepada Suara Pasuruan. (emil)

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...