Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan Akan Gelar Swab Test Bagi 261 Karyawan PT ATI

Gambar berita
16 Juni 2020 (19:38)
Kesehatan
4970x Dilihat
0 Komentar
admin

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan akan melakukan swab test (Pemeriksaan pasien dengan mengambil spesimen lendir pada hidung atau tenggorokan) terhadap 261 karyawan PT ATI Gempol yang telah sudah dirapid secara massal pada Jumat (11/06/2020) lalu.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, jumlah tersebut merupakan karyawan yang berasal dari wilayah Kabupaten Pasuruan, dan setelah dirapid, hasilnya adalah reactive (positif rapid).

“Kita prioritaskan dulu untuk karyawan yang berasal daru Kabupaten Pasuruan. Terutama yang IgM positif, IgG negative serta IgM positif, IgG positif,” kata Anang, sesaat setelah rapat evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung Segoropuro, Selasa (16/06/2020) sore.

Seperti diketahui, IgG adalah jenis antibodi yang paling banyak ada di darah dan cairan tubuh lainnya. Sedangkan IgM adalah antibodi yang terbentuk saat pasien pertama kali terinfeksi oleh virus ataupun bakteri jenis baru. Bisa dibilang, IgM adalah garda terdepan pertahanan tubuh kita. Kata Anang, 261 karyawan yang akan diswab terdiri dari 25 orang yang IgM+, IgG- serta 236 orang yang IgM+, IgG+. Rencananya, swab akan dilakukan dalam waktu dekat, dan dilakukan secara bertahap.

“Kita sesuaikan dengan kemampuan mesin PCR RSUD Bangil. Dimana satu hari bisa melakukan swab terhadap 90 spesimen,” jelasnya.

Ditambahkan Anang, dari 261 karyawan yang akan diswab, ada 172 orang karyawan yang akan menjadi prioritas awal. Dari jumlah tersebut, 12 orang yang memiliki keluhan atau gejala sakit, serta 160 orang yang berusia di atas 45 tahun tapi tanpa keluhan.

“Dari hasil rapid massal yang sudah dilaksanakan, ada 12 orang yang memiliki keluhan atau dalam keadaan ada sakitnya, itu yang akan kita dahulukan. Dari 12 orang tersebut, 9 orang berusia di atas 45 tahun, sisanya di bawahnya,” ucap pria yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan itu.

Lebih lanjut Anang menegaskan bahwa selama persiapan swab tes, seluruh karyawan tersebut saat ini diminta untuk menjalani isolasi mandiri. Selama isolasi mandiri, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan memberikan bantuan beras, lauk pauk, makanan penambah gizi dan mie instant.

Bantuan pangan tersebut sudah didrop di Kecamatan Gempol siang tadi, dan akan mulai didistribusikan, esok hari.

“Bantuan ini juga kami berikan untuk keluarga dari pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Gempol maupun yang meninggal dunia. Total ada 600 paket bantuan yang kami berikan,” terangnya.

Dengan pemberian bantuan tersebut, setidaknya dapat meringankan beban warga, sekaligus membantu mereka agar tidak keluar rumah sampai dinyatakan sembuh dan bebas dari Covid-19.

“Kami berharap untuk warga yang keluarganya positif Covid-19 atau yang akan mengikuti swab, tetap berada di rumah dan tidak keluar. Kami bantu dengan paket beras ada 1000 kilogram, lauk pauk, makanan penambah gizi dan juga mie instant,” urai Anang kepada Suara Pasuruan.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan juga terus melakukan upaya pencegahan dengan edukasi dan promosi ke pasien serta keluarga untuk menjaga protocol kesehatan, edukasi dan pengawasan terhadap perusahaan untuk melaksanakan prosedur protokol kesehatan bagi tenaga kerjanya, dan Langkah penting lainnya selama Pandemi Covid-19.

“Kita juga terus melakukan surveillans epidemiologi bersama tim puskesmas, melatih tenaga pengambil specimen puskesmas dan selalu berkoordinasi hasil surveuilans dengan Dinkes Provinsi Jatim,” tegasnya.

Di sisi lain, Anang juga menyampaikan bahwa PT ATI masih berproduksi, lantaran masih ada 1400 karyawan yang dinyatakan sehat dan setelah mengikuti rapid test, hasilnya non reaktif.

“PT ATI sangat kooperatif. Meskipun banyak karyawan yang menjalani isolasi mandiri atau yang dirawat di RS, semuanya tetap digaji. Haknya diberikan sebagaimana mestinya. Kami sangat mengapresiasinya,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...

Article Image
Pengurus KNPI Kabupaten Pasuruan 2026-2029 Dilantik. Mas Rusdi : Jaga Kekompakan dan Kami Tunggu Kontribusi Positif untuk Pembangunan

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pa...

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...