Gus Irsyad sapaan akrab Bupati Pasuruan sekaligus sekaligus Kasatkorwil Banser Jatim (Jawa Timur) yakin dan optimis, Puncak Peringatan Satu Abad NU (Nahdatul Ulama) akan terlaksana dengan aman dan nyaman. Pernyataan tersebut bukan tanpa sebab, mengingat berbagai persiapan telah dioptimalkan secara komprehensif.
Diungkapkan pada saat hadir dalam dialog interaktif Gak Cuma Cangkruk'an di studio televisi JTV, Jumat (3/2/2023) malam, Gus Irsyad menjabarkan tentang apa saja yang telah dikoordinasikan dalam upaya pengamanan perhelatan akbar yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI (Republik Indonesia), Joko Widodo dan beberapa pejabat tinggi negara tersebut. Berikut pembagian tugas masing-masing anggota Banser dari setiap Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.
"Kami di Banser tentu siap dengan segala tugas-tugas yang menjadi kewenangan. Pertama, Satkorwil Banser Jatim siap mengerahkan 25 ribu anggota di Jatim dari 38 Kabupaten/Kota se-Jatim. Yang 5 ribu dioptimalkan untuk pengamanan di dalam dan luar stadion. Yang 8 ribu melekat di PCNU, MWCNU bahkan di seluruh ranting Jatim," jelasnya.
Secara komposisi, pembagian tugas telah dikomunikasikan antar wilayah. Tidak hanya yang nantinya akan mengamankan selama kegiatan saja. Melainkan juga yang diberi mandat untuk menampilkan koreografi terbaiknya pada saat acara nanti. Sedikitnya ada 12 ribu anggota Banser yang dilibatkan dalam formasi koreografi sebagai rasa apresiasi sekaligus tanda peringatan Satu Abad NU.
"Saya yakin dengan TNI/Polri, perhelatannya nanti aman dan nyaman. Sudah kami koordinasikan sangat detil beberapa kali rapat. Kami tidak hanya menjaga keamanan tapi juga memfasilitasi, mengarahkan," tandas lulusan terbaik Program Doktor Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Brawijaya tersebut dengan bersemangat.
Lalu bagaimana dengan kesiapan anggota Banser Kabupaten Pasuruan? Dalam sesi talkshow yang berlangsung sangat dinamis dan gayeng itu, Gus Irsyad mengatakan, total ada 130 ribu anggota Banser yang siap dikerahkan hadir di Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo pada hari Selasa (7/2/2023).
"Anggota Banser kami cukup banyak karena dari PCNU Bangil dan PCNU Kabupaten Pasuruan. Semuanya siap menghadiri Puncak Satu Abad NU di Sidoarjo. Ada juga komunitas Dukun (Dadi Guyup Lan Rukun) Scooter Pasuruan Raya yang siap berpartisipasi, touring ke sana untuk memeriahkan acara harlah. Semua bergerak, UMKM juga. Ada bazar kuliner dan UMKM," katanya.
Di akhir perbincangan, Gus Irsyad berharap kepada seluruh anggota Banser di Jawa Timur agar saling berkoordinasi lebih intens. Terlebih pelaksanaan agenda besar milik seluruh warga Nahdliyin yang sudah di depan mata.
"Harapan kita semua, saling menjaga diri, berkomunikasi dan koordinasi dengan struktural, PCNU, Muslimat dan lainnya. Saling menjaga diri sendiri dan lingkungan sekitarnya," pinta Gus Irsyad.
Diberitakan sebelumnya, puncak resepsi Satu Abad Hari Kelahiran NU akan dihadiri jutaan Nahdliyin. Selain akan dihadiri oleh Presiden RI, sejumlah Menteri dan ratusan ulama dari berbagai belahan dunia juga diprediksi turut serta.
Beragam persiapan teurtama dari segi pengamanan terus dimaksimalkan demi keamanan, kenyamanan dan kelancaran acara. Seperti halnya yang dilakukan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr. Toni Harmanto yang beberapa waktu lalu turun langsung mengecek kesiapan pengamanan Stadion Gelora Delta. Termasuk titik-titik kepadatan jamaah. (Eka Maria)
Komentar